Saat Mobil-Mobil Mini Menjadi Bagian dari Keriuhan CFD Jakarta
Suara Pecari, Pagi di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2026), dipenuhi irama khas Car Free Day (CFD): derap langkah pelari, bunyi roda sepeda, dan percakapan warga yang menikmati akhir pekan. Namun, di antara keramaian tersebut, perhatian orang-orang sesekali tertuju pada mobil-mobil kecil yang melaju di aspal. Bukan mainan biasa, melainkan mobil radio control (RC) dengan beragam bentuk dan karakter. Sejumlah penggemar RC berjalan santai sambil mengendalikan mobil mereka. Ada yang berbentuk mobil balap, ada pula yang menyerupai Jeep untuk medan off-road, lowrider, hingga model-model unik hasil modifikasi. Kehadiran Komunitas Radio Control Group Indonesia (RCGI) itu menghadirkan warna berbeda di tengah rutinitas CFD yang identik dengan olahraga.
Komunitas RCGI: Wadah bagi Semua Merek
Komunitas RCGI didirikan oleh Samit (40) pada tahun 2019 sebagai ruang berkumpul bagi para pencinta mobil radio control dari berbagai merek. “Komunitas ini pertama kali yang bisa mewadahi semua brand dari RC. Jadi enggak spesifik ke satu brand, semua yang punya RC mau yang murah mau yang mewah kita kumpul di sini,” ujar Samit. Sejak awal, RCGI tidak membatasi diri pada satu jenis atau merek tertentu, sehingga anggota dapat membawa berbagai tipe kendaraan RC, mulai dari yang ekonomis hingga yang mahal. Hal ini membuat komunitas tumbuh pesat dan menjadi salah satu yang terbesar di Jakarta.
Konsep Walk On The Road with RC (WORC)
Pada CFD kali ini, RCGI mengusung kegiatan bertajuk Walk On The Road with RC atau WORC. Konsepnya sederhana: bermain RC sambil berjalan santai bersama keluarga dan teman. “Kita namain WORC, Walk On The Road with RC. Itu baru dimulai sekitar baru tahun ini, dua bulan kemarin. Itu pertama kali kita main di CFD Sudirman,” ujar Samit. Menurutnya, ide tersebut muncul dari keinginan menghadirkan pengalaman yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat. “Dari situ kita coba-coba sebenarnya lebih ke social experiment. Dan menurutku ini juga salah satu program yang daripada orang lain RC itu hanya berdiri bermain remote saja, kenapa enggak disandingin dengan sekalian olahraga bareng keluarga gitu ya, konsepnya,” ucap Samit. Dengan WORC, anggota RCGI tidak hanya memamerkan kendaraan RC, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pengunjung CFD yang penasaran.
Dampak Sosial dan Eksposur
Kegiatan WORC membawa efek positif bagi komunitas. “Bagus banget. Setidaknya dari sosial media kita banyak keekspos juga dan itu salah satu agenda kita yang salah satunya mengenalkan orang akan dunia RC itu sendiri. Karena orang itu masih awam tentang oh RC itu kayak gimana sih,” kata Samit. Banyak warga yang baru pertama kali melihat langsung dunia radio control dan penasaran untuk bertanya. Hal ini membuka peluang bagi RCGI untuk merekrut anggota baru dan memperluas jaringan. Selain itu, interaksi tersebut juga mengedukasi masyarakat tentang hobi yang mungkin sebelumnya dianggap hanya untuk anak-anak. Faktanya, penggemar RC di Indonesia terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari remaja hingga orang dewasa.
Dari Mobil Balap hingga Gerobak Mini
Keunikan lain terlihat dari ragam kendaraan yang dibawa peserta. Tidak ada satu bentuk yang mendominasi, masing-masing tampil dengan karakter berbeda. “Ada yang dia modelnya sports car, ada yang trial kayak Jeep gitu, terus ada yang lowrider kayak saya ini. Lalu ada juga yang kayak gerobak gitu, ada kayak domba gitu ya. Macam-macam, ada buggy gitu,” ujar Rengga (39), anggota sekaligus content creator di komunitas RCGI. Bagi pengunjung CFD, pemandangan itu terasa seperti parade mini kendaraan kreatif yang bergerak di antara pejalan kaki. Berikut adalah beberapa jenis mobil RC yang sering muncul dalam kegiatan RCGI:
| Jenis Mobil RC | Karakteristik | Contoh Model |
|---|---|---|
| Sports Car | Bentuk aerodinamis, kecepatan tinggi | Ferrari, Lamborghini |
| Off-Road (Jeep) | Ban besar, suspensi kuat | Jeep Wrangler, Land Rover |
| Lowrider | Suspensi hidrolik, bodi rendah | Chevrolet Impala |
| Gerobak Mini | Unik, mirip gerobak tradisional | Gerobak sayur mini |
| Buggy | Rangka terbuka, cocok untuk medan pasir | Beach Buggy |
Keberagaman ini menunjukkan bahwa hobi RC tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga kreativitas dalam modifikasi dan personalisasi kendaraan.
Harapan ke Depan: Ruang Bermain yang Lebih Layak
Di tengah meningkatnya minat terhadap berbagai hobi komunitas, para penggemar RC berharap aktivitas seperti ini bisa mendapat ruang yang lebih layak untuk berkumpul dan bermain. Saat ini, CFD menjadi salah satu lokasi favorit karena aksesnya yang mudah dan terbuka untuk umum. Namun, keterbatasan waktu (hanya hari Minggu pagi) dan area yang terbatas membuat mereka ingin ada tempat permanen yang didedikasikan untuk hobi ini. “Kami berharap pemerintah atau pihak swasta bisa menyediakan lokasi khusus untuk bermain RC, misalnya di area taman kota atau gelanggang olahraga. Ini bisa menjadi daya tarik wisata baru dan wadah kreativitas,” ujar Samit. Beberapa kota di luar negeri, seperti Tokyo dan London, telah memiliki arena RC yang menjadi destinasi populer.
Implikasi bagi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Kehadiran komunitas RC di CFD juga berpotensi mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Parade mobil mini yang unik dapat menjadi daya tarik wisatawan, terutama keluarga dengan anak-anak. Selain itu, hobi ini memicu industri lokal seperti penjualan spare part, aksesori, dan jasa modifikasi. Menurut data Asosiasi Penggemar RC Indonesia, nilai pasar hobi RC di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 50 miliar per tahun dan terus tumbuh. Dengan dukungan yang tepat, komunitas seperti RCGI dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di tingkat akar rumput.
Menjelang Siang: Hobi yang Menyatu dengan Keramaian Kota
Menjelang siang, kendaraan-kendaraan kecil itu terus melaju mengikuti langkah para pemiliknya. Di tengah hiruk-pikuk CFD, mereka menunjukkan bahwa hobi tak selalu harus diam di satu tempat, kadang cukup dibawa berjalan bersama, menyatu dengan keramaian kota dan kebersamaan akhir pekan. Bagi para anggota RCGI, setiap langkah adalah kebanggaan: mobil mini yang mereka kendalikan bukan sekadar mainan, melainkan cerminan kreativitas, ketekunan, dan semangat berbagi. Dan bagi warga Jakarta, pemandangan itu menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan metropolitan, masih ada ruang untuk bermain, berkreasi, dan berkoneksi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.








