Sugiono Sebut Perbaikan Sekolah Rusak Terdampak Bencana Sumatera Masih Berjalan
Suara Pecari – Perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana di wilayah Sumatera masih dalam proses pelaksanaan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono setelah rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera pada 26 Oktober 2026.
Progres Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Menurut Sugiono, hampir 98 persen dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah tersebut telah terealisasi, termasuk pembangunan kembali sekolah yang rusak serta penyediaan hunian tetap dan sementara bagi warga terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa proses pembangunan ini masih berjalan dan sesuai target.
“Pembangunan kembali sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan, termasuk hunian tetap dan hunian sementara, masih dalam progres dan on track,” ujarnya.
Percepatan di Beberapa Wilayah
Meski secara umum proses pemulihan sudah berjalan dengan baik, Sugiono menambahkan bahwa beberapa wilayah masih membutuhkan percepatan agar rehabilitasi dan rekonstruksi dapat selesai sesuai jadwal. Koordinasi yang intensif menjadi kunci dalam mempercepat proses ini.
Sektor Kesehatan Pascabencana
Selain bidang pendidikan dan hunian, fasilitas kesehatan di wilayah terdampak juga hampir seluruhnya berfungsi normal. Namun, masih terdapat enam Puskesmas pembantu di Sumatera Utara yang belum rampung dibangun.
“Sektor kesehatan hampir semua fasilitas kesehatan berfungsi, hanya tersisa enam puskesmas pembantu di Sumatera Utara yang belum selesai,” ungkap Sugiono.
Koordinasi dan Mitigasi Bencana
Menko PMK juga menekankan pentingnya koordinasi yang rutin serta penyusunan rencana mitigasi bencana ke depan agar kesiapsiagaan dan penanganan bencana dapat lebih optimal.
“Koordinasi harus semakin sering, dan penting untuk melakukan perencanaan mitigasi bencana,” pungkas Sugiono.
Informasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera, khususnya dalam sektor pendidikan yang berperan penting bagi keberlangsungan proses belajar mengajar bagi anak-anak di wilayah terdampak.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










