Gempa M 3,5 Guncang Cianjur, BPBD Minta Warga Tak Panik: Tidak Ada Kerusakan Signifikan

Gempa M 3,5 Guncang Cianjur, BPBD Minta Warga Tak Panik: Tidak Ada Kerusakan Signifikan

Suara Pecari | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,5 yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu malam, 6 Juni 2026. Imbauan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi yang menekankan Minta Warga Tak Panik BPBD Cianjur Gempa M 3 5 Tak Sebabkan Kerusakan LPP RRI. Hingga Minggu siang, BPBD memastikan tidak ada laporan kerusakan rumah atau bangunan akibat gempa yang berpusat di Kecamatan Cilaku.

Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan petugas dan relawan ke sejumlah wilayah terdampak untuk melakukan pendataan pascagempa. “Sampai Minggu siang laporan yang masuk tidak ditemukan adanya kerusakan rumah atau bangunan lainnya akibat gempa magnitudo 3,5 yang terpusat di Kecamatan Cilaku. Termasuk ke wilayah selatan yang sempat merasakan getaran gempa,” ujar Asep di Cianjur, Minggu, 7 Juni 2026. Ia menegaskan kembali bahwa Minta Warga Tak Panik BPBD Cianjur Gempa M 3 5 Tak Sebabkan Kerusakan LPP RRI merupakan pesan utama yang ingin disampaikan kepada publik.

Getaran gempa sempat dirasakan cukup kuat oleh warga di sejumlah kecamatan, antara lain Cianjur, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Warungkondang, dan Campaka. Meski demikian, hasil pengecekan di lapangan tidak menemukan dampak kerusakan yang berarti. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dangkal tersebut terjadi pada koordinat 6,92 Lintang Selatan dan 107,12 Bujur Timur, atau sekitar 11 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman 7 kilometer.

Asep mengimbau masyarakat agar tetap waspada ketika merasakan gempa. Warga diminta segera mencari tempat aman saat berada di dalam bangunan atau keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. “Jangan panik, tetapi tetap waspada. Pastikan berada di tempat yang aman saat terjadi gempa,” ujarnya. Imbauan ini sejalan dengan Minta Warga Tak Panik BPBD Cianjur Gempa M 3 5 Tak Sebabkan Kerusakan LPP RRI yang terus digaungkan oleh BPBD.

Sementara itu, sejumlah warga mengaku sempat dibuat panik oleh gempa yang terjadi pada malam hari tersebut. Selain merasakan getaran, mereka juga mendengar suara gemuruh sesaat sebelum gempa terjadi. Warga Kecamatan Cibeber, Angga Bogem, mengatakan, saat terjadi gempa sebagian besar warga langsung berhamburan keluar rumah guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. “Tidak ada kerusakan parah, namun sejumlah rumah di kampung kami mengalami retak rambut dan genteng jatuh. Sebelum gempa terdengar suara gemuruh seperti suara hujan lebat,” kata Angga.

Meski beberapa warga melaporkan adanya retakan kecil pada bangunan dan genteng yang jatuh, hingga kini BPBD memastikan tidak ada kerusakan signifikan maupun korban akibat gempa tersebut. Pemerintah daerah pun terus memantau perkembangan situasi guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali. Dengan demikian, Minta Warga Tak Panik BPBD Cianjur Gempa M 3 5 Tak Sebabkan Kerusakan LPP RRI menjadi pegangan utama dalam menghadapi fenomena alam ini.

Kesimpulannya, gempa magnitudo 3,5 yang mengguncang Cianjur tidak menimbulkan kerusakan berarti, dan BPBD mengimbau warga untuk tetap tenang serta waspada. Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD dan BMKG untuk menghindari kepanikan yang tidak perlu.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan