Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki Masih Relatif Tinggi: Waspada Erupsi dan Lahar Hujan

Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki Masih Relatif Tinggi: Waspada Erupsi dan Lahar Hujan

Suara Pecari | Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki Masih Relatif Tinggi LPP RRI, demikian laporan dari Pos Pengamatan Gunung (PPG) Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Gunung api yang berstatus Siaga (Level III) ini terus menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan dalam beberapa hari terakhir, dengan erupsi yang menghasilkan kolom abu mencapai ribuan meter.

Kepala PPG Lewotobi Laki-Laki, Herman Yosep M Boro, menyatakan bahwa intensitas erupsi hingga saat ini masih cukup tinggi. Data pengamatan pada Senin, 8 Juni 2026, mencatat delapan kali erupsi dengan tinggi kolom abu berkisar antara 800 hingga 1.500 meter di atas puncak. Sementara pada Selasa dini hari hingga pagi, tercatat enam kali erupsi, dengan tiga erupsi terjadi antara pukul 01.00 hingga 06.00 WITA dan tiga erupsi lainnya pada pukul 06.00 hingga 10.35 WITA, dengan tinggi kolom abu 600 hingga 1.500 meter.

Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi guna menghindari potensi bahaya. Selain erupsi, ancaman banjir lahar hujan juga perlu diwaspadai, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi melanda kawasan gunung. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote, yang berada di sepanjang aliran sungai berhulu di Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki Masih Relatif Tinggi LPP RRI juga mengingatkan masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut. Hal ini penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Masyarakat diimbau tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.

PPG terus memantau perkembangan aktivitas gunung dan akan memberikan informasi terkini kepada masyarakat. Dengan status Siaga, diharapkan semua pihak meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan erupsi yang lebih besar. Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki Masih Relatif Tinggi LPP RRI menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi bencana di kawasan rawan erupsi.

Sebagai kesimpulan, aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki yang masih relatif tinggi memerlukan perhatian serius dari semua pihak. Masyarakat di sekitar gunung dan para wisatawan harus mematuhi rekomendasi PPG, termasuk menjaga jarak aman dan menggunakan masker saat terjadi hujan abu. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan terus memberikan sosialisasi dan dukungan logistik bagi warga yang terdampak. Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang baik, risiko bencana dapat diminimalkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan