Pasutri Selamat dari Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Bawa 7 Kuda, 2 Rekan Hilang

Pasutri Selamat dari Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Bawa 7 Kuda, 2 Rekan Hilang

Suara Pecari, Surabaya – Pasangan suami istri asal Prigen, Pasuruan, Ari Hidayat (47) dan Denik Rohana (31) berhasil selamat dari kebakaran yang melanda KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (28/7/2026). Mereka tengah melakukan perjalanan menuju Makassar, Sulawesi Selatan, membawa tujuh ekor kuda yang dimuat dalam mobil L300.

Awal Kebakaran di KM Mutiara Sentosa 2

Denik Rohana menceritakan bahwa ia pertama kali menyadari adanya kebakaran saat bangun tidur sekitar pukul 06.00 WIB. Ia melihat kepulan asap yang keluar dari bagian bawah kapal. Setelah memeriksa bersama suaminya, mereka menemukan bahwa api berasal dari sebuah mobil yang terbakar di area parkir kendaraan kapal.

Ari Hidayat menambahkan bahwa kobaran api berasal dari diduga sebuah truk di area parkir. Para penumpang pun panik dan diarahkan oleh kru kapal menuju bagian depan kapal. Meskipun tidak terdengar sirine peringatan, para awak kapal memberikan instruksi agar penumpang segera menyelamatkan diri.

Evakuasi dan Kondisi di Laut

Sekitar pukul 14.00 WIB, api semakin membesar sehingga seluruh penumpang diperintahkan untuk melompat ke laut. Ari dan Denik sempat terombang-ambing di laut selama lebih dari satu jam hingga akhirnya diselamatkan oleh kapal tanker yang datang membantu evakuasi.

Ari menyaksikan sejumlah penumpang meninggal dunia karena tidak memiliki kekuatan untuk memanjat ke kapal evakuasi. Sementara itu, hingga saat ini, dua rekan mereka, Trala (40) dan Ferdi (20), belum ditemukan keberadaannya.

Kerugian Akibat Kebakaran

Selain nyawa yang terancam, kebakaran ini juga menimbulkan kerugian materiil. Tujuh ekor kuda yang hendak dikirim ke pembeli di Makassar tidak dapat diselamatkan. Ari menjelaskan bahwa kuda-kuda tersebut sudah menjadi milik pembeli dan ia hanya bertugas mengantar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta termasuk mobil dan kuda-kuda tersebut.

Upaya dan Harapan Keluarga

Ari dan Denik kini berada di posko Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menunggu kepastian kabar mengenai dua rekan mereka yang masih hilang. Mereka berharap segera mendapatkan informasi keberadaan Trala dan Ferdi.

Konteks dan Respon Penyelamatan

Kebakaran kapal feri di perairan Sumenep ini mendapat perhatian dari Badan Pencarian dan Penyelamatan Indonesia (BASARNAS) serta TNI AL yang mengerahkan KRI Bung Hatta-370, KRI Nala-363, dan pesawat udara Casa U-6206 untuk membantu evakuasi para penumpang.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam transportasi laut, terutama bagi kapal yang mengangkut hewan dan barang berharga. Upaya evakuasi cepat dan koordinasi antar instansi sangat dibutuhkan untuk meminimalisasi korban jiwa dan kerugian lebih lanjut.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *