Gempa 5,2 M Pangandaran Terasa di Kabupaten Bandung hingga Sukabumi
Suara Pecari, Jawa Barat – Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,2 magnitudo yang berpusat di barat daya Kabupaten Pangandaran pada Rabu malam pukul 21.55 WIB dirasakan di beberapa wilayah Jawa Barat. Getaran gempa ini terasa hingga Kabupaten Bandung, Sukabumi, Sumedang, dan Bandung Barat.
Fakta Utama Gempa
- Magnitudo: 5,2
- Waktu: 06 Agustus 2026, pukul 21.55 WIB
- Lokasi episenter: 87 km barat daya Pangandaran, di laut
- Kedalaman: 14 km
- Potensi tsunami: Tidak ada
- Gempa susulan: 1 kali, magnitudo 2,2
Penjelasan Mekanisme Gempa
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif dengan mekanisme pergerakan geser naik (oblique-thrust fault). Lokasi episenter berada di laut pada kedalaman 14 kilometer, sehingga tidak menimbulkan potensi tsunami.
Wilayah Terdampak dan Intensitas Getaran
BMKG mencatat skala intensitas getaran berdasarkan Modified Mercalli Intensity (MMI) yang dirasakan masyarakat di beberapa wilayah sebagai berikut:
- Intensitas III MMI di Kabupaten Bandung (Kecamatan Kertasari, Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya, Arjasari, Nagrak, Solokanjeruk)
- Intensitas II-III MMI di Soreang, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Pangalengan, dan Ciwidey
- Intensitas II MMI di Sumedang, Parongpong, Cihanjuang, Ngamprah, Lembang, dan Pelabuhanratu
Dampak dan Imbauan BMKG
Hingga pukul 22.30 WIB, BMKG mencatat adanya satu kali gempa susulan dengan magnitudo 2,2. Meskipun tidak ada laporan kerusakan signifikan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum diverifikasi.
Warga diimbau menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa dan terus mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG melalui kanal komunikasi resminya.
Konteks dan Pentingnya Informasi
Jawa Barat merupakan wilayah dengan aktivitas tektonik yang cukup tinggi karena berada di zona sesar aktif. Informasi mengenai gempa ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gempa susulan dan dampak yang mungkin terjadi.
Selain itu, pemahaman tentang karakteristik gempa dan mekanisme sumbernya membantu masyarakat dan pihak terkait dalam merespons secara tepat dan cepat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










