Bos Royal Phone Ambarawa Ditemukan Meninggal di Grobogan, Diduga Korban Perampokan

Suara Pecari, Grobogan – Seorang pria yang diduga sebagai bos konter ponsel Royal Phone di Ambarawa, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal dunia di dalam bagasi mobil di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (6/8/2026) sore.

Korban bernama Candra Wakito (25), warga Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Jasadnya ditemukan tergeletak di dalam bagasi sebuah mobil Honda Jazz berwarna hitam tanpa pelat nomor yang terparkir di halaman sebuah bangunan kosong.

Penemuan Mayat dan Dugaan Perampokan

<pPenemuan ini bermula saat warga sekitar melihat mobil tersebut terparkir sejak pagi hari. Beberapa orang yang mengenakan masker sempat terlihat keluar dari mobil dan pergi meninggalkan lokasi. Karena mencurigakan, warga akhirnya membuka paksa pintu mobil dan menemukan jasad pria tersebut.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto, membenarkan bahwa korban adalah pemilik konter Royal Phone. Polisi juga tengah menyelidiki dugaan adanya kaitan antara penemuan mayat ini dengan peristiwa perampokan dan penculikan yang terjadi sebelumnya di konter tersebut.

Penyelidikan Polisi dan Kondisi Korban

Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto menyampaikan bahwa jasad korban ditemukan dengan sejumlah luka pada bagian kepala. Namun, penyebab pasti luka tersebut masih dalam pemeriksaan oleh dokter forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, tempat jenazah telah dievakuasi untuk autopsi.

Polres Semarang juga mengirimkan tim untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menggali keterangan dari keluarga serta saksi terkait kasus ini. Dugaan sementara mengarah pada tindak pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Ambarawa, sekitar 46 kilometer dari lokasi penemuan mayat.

Konteks dan Dampak Kasus

Perampokan di konter Royal Phone yang terjadi pada Kamis siang menyebabkan keresahan di kalangan masyarakat setempat. Penemuan jasad korban di Grobogan menambah kompleksitas kasus yang kini masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.

Pihak berwajib berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secara tuntas agar pelaku dapat diadili sesuai hukum yang berlaku dan memberikan keadilan bagi keluarga korban serta menjaga keamanan masyarakat.

Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah hasil penyelidikan dan proses forensik selesai dilakukan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *