Bus Tabrak Mobil Pikap di Situbondo, 2 Orang Tewas dan 1 Kritis
Suara Pecari, Situbondo – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, yang melibatkan sebuah bus bernomor polisi AG 7195 UA dan mobil pikap Daihatsu Gran Max berpelat P 8051 EE. Insiden tersebut menewaskan dua orang dan menyebabkan satu lainnya dalam kondisi kritis.
Fakta Utama Kecelakaan
Kecelakaan terjadi di jalan raya Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo pada KM 162.800 dari arah Kota Surabaya. Korban jiwa pertama adalah Misnari, seorang pejalan kaki berusia 79 tahun dari Desa Demung, Kecamatan Besuki, yang meninggal di lokasi kejadian akibat cedera parah. Korban kedua adalah sopir mobil pikap, Abdurrahim (42), warga Desa Sumber Pinang, Kecamatan Mlandingan, yang meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Seorang penumpang mobil pikap mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Besuki.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan dari sopir bus, bus melaju dari arah timur menuju barat dan mencoba menghindari Misnari yang menyeberang jalan dari arah selatan ke utara. Pada saat bersamaan, mobil pikap yang dikemudikan Abdurrahim datang dari arah berlawanan dengan kecepatan sedang. Karena jarak yang terlalu dekat, kedua kendaraan bertabrakan dengan keras. Benturan menyebabkan bagian depan mobil pikap ringsek dan bus terperosok ke area persawahan di sekitar lokasi.
Dampak dan Tindakan
Kecelakaan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga kerugian materi yang cukup besar. Pihak kepolisian Satlantas Polres Situbondo, melalui Kanit Gakkum Ipda Rudi, membenarkan insiden tersebut dan menyatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan secara detail.
Konteks dan Pentingnya Keselamatan Lalu Lintas
Peristiwa ini menyoroti pentingnya kewaspadaan bagi pengemudi dan pejalan kaki di jalur ramai seperti Pantura Situbondo. Penyeberangan jalan yang tidak pada tempatnya dan kecepatan kendaraan yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko kecelakaan fatal. Kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas menjadi kunci utama untuk menghindari tragedi serupa di masa depan.
Kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










