Reuni di UHN, Agus Rahardjo & Sudirman Said Sebut RI Masuk Era Kegelapan Tata Kelola Negara
Suara Pecari | Reuni di UHN, Agus Rahardjo & Sudirman Said sebut RI masuk era kegelapan tata kelola negara [titlebase] menjadi sorotan publik usai dua tokoh reformasi menyampaikan pandangan kritis terkait kemunduran tata kelola pemerintahan Indonesia. Mantan Ketua KPK Agus Rahardjo dan eks Menteri ESDM Sudirman Said menilai hasil reformasi 1998 kini mulai tergerus, dengan kondisi institusi kenegaraan yang dinilai rusak secara struktural, kultural, dan moral.
Sudirman Said secara tegas menyebut Indonesia saat ini berada di era kegelapan dari segi tata kelola negara, bahkan menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai periode terburuk dalam sejarah reformasi. “Rusak strukturnya, rusak orangnya, dan rusak kulturnya,” tegas Sudirman, yang merujuk pada tiga defisit utama: moralitas, intelektual, dan spiritual. Ia menilai akar masalah terletak pada kepemimpinan nasional yang gagal menjadi teladan dan mengabaikan tanggung jawab menjaga kelangsungan hidup bernegara.
Reuni di UHN, Agus Rahardjo & Sudirman Said sebut RI masuk era kegelapan tata kelola negara [titlebase] juga mengungkap keprihatinan Agus Rahardjo terhadap meluasnya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di semua sektor. Mantan Ketua KPK ini menyoroti stagnasi Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia di angka 34, jauh tertinggal dibanding negara tetangga seperti Singapura (84) dan Malaysia (51). Menurutnya, revisi Undang-Undang KPK yang mengurangi independensi lembaga antikorupsi menjadi salah satu faktor pemicu penurunan citra Indonesia.
Kedua tokoh sepakat perubahan harus dimulai dari ranah kepemimpinan. Sudirman mengutip buku Marcus Mietzner, Ruling Indonesia, yang menempatkan kepemimpinan sebagai sumber kerusakan tata kelola. “Jika para pemimpin yang menyebabkan kerusakan, maka perbaikan juga harus dimulai dari sana,” ujarnya. Agus menambahkan bahwa gerakan masyarakat sipil dan dunia akademik perlu berperan aktif dalam mengembalikan semangat reformasi.
Reuni di UHN, Agus Rahardjo & Sudirman Said sebut RI masuk era kegelapan tata kelola negara [titlebase] berakhir dengan kesimpulan bahwa tata kelola negara Indonesia sedang mengalami krisis multi-dimensional. Kehadiran institusi pascareformasi seperti KPK, PPATK, dan Mahkamah Konstitusi yang gagal memenuhi ekspektasi publik menjadi bukti bahwa reformasi belum sepenuhnya berhasil. Keduanya sepakat, tanpa perubahan mendasar terhadap sistem dan budaya kepemimpinan, era kegelapan akan terus menghantui tata kelola negara.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








![Geopolitik Mereda, Ekonomi Siap Bangkit - Analisis Pakar Hikmahanto Juwana | SATU MEJA [titlebase]](https://suarapecari.com/wp-content/uploads/2026/06/geopolitik-mereda-ekonomi-siap-bangkit-analisis-pakar-hikmahanto-juwana-satu-meja-titlebase-80x80.webp)



