Ganjar Minta Kader PDIP Yogya Tunjukkan Politik yang Menjawab Persoalan Gen-Z

Suara Pecari, Yogyakarta – Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo meminta kader PDIP di Yogyakarta untuk mengembangkan politik yang mampu menjawab dan menangani persoalan yang dihadapi oleh generasi Z. Hal ini disampaikan saat Ganjar mengisi Kaderisasi Tingkat Pratama DPC PDIP Kota Yogyakarta yang berlangsung di Kaliurang, Sleman, pada 23-25 Oktober 2026.

Politik yang Responsif terhadap Generasi Z

Ganjar menekankan pentingnya melibatkan anak muda dalam proses pembahasan kebijakan sehingga mereka dapat memahami bagaimana politik berperan dalam menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Ia menilai partai politik memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Baca juga:

“Partai perlu membuka ruang dialog, mendengarkan keluhan anak muda, serta menjelaskan fungsi partai dalam memperjuangkan kepentingan publik,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa rekrutmen kader bertujuan menciptakan kader kepemimpinan yang mampu mengabdi di berbagai bidang pemerintahan dan legislatif.

Data dan Tantangan Generasi Z di Yogyakarta

Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyebutkan bahwa jumlah generasi Z di Kota Yogyakarta mencapai sekitar 69 ribu orang. Kondisi ini menurut Ganjar harus disikapi dengan pendekatan pendidikan politik yang relevan dengan keseharian anak muda.

Ganjar memberikan contoh bagaimana peran politik dalam memperjuangkan anggaran pendidikan berbeda dengan bantuan langsung yang diberikan secara individu. Melalui kebijakan, bantuan dapat menjangkau lebih banyak orang, sehingga generasi Z perlu diajak berdiskusi terkait perspektif anggaran dan kebijakan publik.

Kepedulian dan Keterlibatan Anak Muda

Ganjar mengapresiasi sikap kritis generasi muda terhadap isu lingkungan seperti sampah dan kebakaran hutan. Kepedulian ini harus diiringi dengan ruang bagi mereka untuk berpartisipasi dalam pencarian solusi.

Di era kemajuan teknologi, Ganjar mengingatkan pentingnya pendidikan yang menjaga nilai kemanusiaan dan kebangsaan. Ia mencontohkan bagaimana anak muda yang setiap hari menggunakan gadget dan berinteraksi dengan kecerdasan buatan harus tetap diingatkan tentang kesantunan, adab, dan budi pekerti.

Baca juga:

Inspirasi dari Bung Karno dan Lanjutan Kaderisasi

Ganjar juga mengajak kader muda untuk meneladani kebiasaan Bung Karno yang rajin membaca dan berdiskusi dengan rujukan ilmu pengetahuan, serta menerjemahkan pemikiran tersebut sesuai kondisi masa kini. Ia menegaskan bahwa pejabat politik harus membela dan membantu kelompok masyarakat yang lemah.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP DIY Ian Kurnia menyatakan bahwa kaderisasi tingkat Pratama akan dilanjutkan di wilayah Sleman, Gunungkidul, Bantul, dan Kulon Progo setelah pelaksanaan di Kota Yogyakarta. Pemilihan Kaliurang sebagai lokasi kaderisasi juga memiliki nilai sejarah karena terkait dengan pidato Bung Karno dalam Konferensi Besar GMNI pada 17 Februari 1959.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *