Promosi Potensi dan Budidaya Udang Berkelanjutan melalui Banyuwangi Shrimp Fiesta

Promosi Potensi dan Budidaya Udang Berkelanjutan melalui Banyuwangi Shrimp Fiesta

Suara Pecari, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama pelaku usaha menggelar Banyuwangi Shrimp Fiesta pada Minggu, 30 Agustus 2026, sebagai upaya mempromosikan potensi dan mengembangkan budidaya udang berkelanjutan. Kegiatan ini dirancang untuk melibatkan masyarakat dan pelaku usaha melalui beragam acara menarik yang edukatif dan kompetitif.

Rangkaian Kegiatan Banyuwangi Shrimp Fiesta

Banyuwangi Shrimp Fiesta menghadirkan berbagai acara seperti Chef Challenge dengan bahan dasar udang, lomba penyajian masakan udang yang diikuti oleh 28 warung rakyat dan pelaku UMKM, serta edukasi tentang kandungan gizi udang. Selain itu, ada business corner untuk mendukung pelaku usaha dan masak besar bersama chef dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Kegiatan juga diawali dengan lomba lari 5K yang diikuti sekitar 300 peserta dan dilepas langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di kawasan Car Free Day Jalan A. Yani.

Mendorong Peningkatan Konsumsi dan Kesadaran Budidaya Berkelanjutan

Bupati Ipuk Fiestiandani berharap acara ini tidak hanya menjadi ajang promosi potensi udang Banyuwangi, tetapi juga meningkatkan konsumsi ikan, terutama udang, di masyarakat. Ia menekankan pentingnya budidaya udang yang bertanggung jawab dan berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

“Pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan lingkungan. Kami ingin menjadikan budidaya yang berkelanjutan sebagai bagian dari cara Banyuwangi membangun sektor perikanan ke depan,” ujar Ipuk.

Tim Pelaksana Budidaya Udang Berkelanjutan

Untuk mewujudkan budidaya udang yang berkelanjutan, Banyuwangi telah membentuk Tim Pelaksana Budidaya Udang Berkelanjutan. Tim ini diharapkan menjadi contoh tata kelola yang mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi pembentukan tim ini dan berharap dapat menjadi model bagaimana budidaya udang bisa berkembang seiring perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambah Ipuk.

Potensi Pasar Domestik dan Internasional

Potensi udang Banyuwangi tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga telah menembus pasar internasional. Saat ini terdapat enam perusahaan eksportir sekaligus cold storage yang mengirim udang Banyuwangi ke Amerika Serikat, Jepang, China, dan negara-negara Eropa.

Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, menyatakan bahwa pasar ekspor udang Banyuwangi cukup besar dan terus berkembang. Penguatan tata kelola budidaya udang berkelanjutan menjadi langkah penting agar sektor ini dapat tumbuh dalam jangka panjang tanpa merusak ekosistem pesisir.

Membangun Kesadaran Konsumsi Udang Lokal

Selain fokus pada ekspor, Banyuwangi Shrimp Fiesta juga menjadi momentum untuk memperkuat pasar domestik, khususnya produk udang vaname hasil budidaya lokal. Suryono mengungkapkan bahwa konsumsi udang masyarakat Banyuwangi mulai meningkat, dan edukasi tentang manfaat udang sebagai makanan yang terjangkau menjadi bagian dari kampanye ini.

“Kami ingin mengedukasi warga bahwa udang tidak selalu identik dengan makanan mahal,” pungkasnya.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *