RRI Jember Ajak Masyarakat Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

RRI Jember Ajak Masyarakat Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Suara Pecari, Jember – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Jember menginisiasi gerakan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini melalui serangkaian kegiatan edukatif dan aksi nyata yang dilaksanakan pada Jumat pagi, 4 September 2026, di halaman RRI Jember.

Gerakan Cinta Lingkungan dalam Rangka RRI Fest 2026

Kegiatan bertajuk Cinta Lingkungan ini merupakan bagian dari rangkaian acara RRI Fest 2026. Berbagai aktivitas melibatkan Duta Hijau Cilik, komunitas WDCI, pelajar, masyarakat umum, serta unsur pemerintahan daerah. Kegiatan yang digelar meliputi mini workshop pemilahan sampah, edukasi menanam pohon, bersih-bersih lingkungan, dan pembagian bibit pohon.

Pesan Kepala LPP RRI Jember tentang Pentingnya Kepedulian Lingkungan

Kepala LPP RRI Jember, Anak Agung Gde Ngurah, menegaskan bahwa lingkungan hidup adalah titipan berharga yang harus dijaga bersama demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. Ia menekankan bahwa penyiaran publik saja tidak cukup untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan, melainkan perlu diikuti oleh tindakan nyata di masyarakat seperti memilah sampah, menanam pohon, dan menjaga kebersihan.

“Kegiatan bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, serta edukasi kepedulian lingkungan melalui dialog yang kita lakukan merupakan langkah awal yang sangat penting. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil, dari diri kita sendiri,” ujarnya.

Kolaborasi Lintas Unsur untuk Kesadaran Kolektif

Anak Agung mengapresiasi keterlibatan pemerintah daerah, pelajar, komunitas, dan masyarakat dalam kegiatan ini. Kolaborasi lintas unsur dianggap krusial untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan di Jember.

Fokus pada Generasi Muda dan Anak-anak

RRI Jember menaruh perhatian khusus pada peran anak-anak dan generasi muda dalam membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak dini. Perwakilan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Jember, Siti Aminatun, menyampaikan bahwa edukasi lingkungan harus berkelanjutan dan melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Ia berharap anak-anak yang dibiasakan peduli lingkungan akan tumbuh menjadi generasi yang sadar akan pentingnya kelestarian alam.

“Anak-anak yang dibiasakan peduli terhadap lingkungan sejak sekarang diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kesadaran terhadap kelestarian alam,” kata Siti Aminatun.

Peran Komunitas dan Duta Hijau Cilik

Ketua Yayasan JFC, Budi Setiawan, menilai kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi positif antara lembaga penyiaran, komunitas, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kepedulian lingkungan yang lebih luas.

Selain itu, Pembina WDCI Jember, RM Masbud, mengapresiasi keterlibatan Duta Hijau Cilik dan komunitas anak-anak dalam kegiatan Cinta Lingkungan. Menurutnya, pengalaman langsung menjadi media efektif dalam menanamkan nilai peduli lingkungan.

RM Masbud berharap gerakan ini tidak hanya menjadi momentum selama RRI Fest 2026, tetapi mampu menumbuhkan kebiasaan sederhana sehari-hari seperti memilah sampah, menjaga kebersihan, serta menanam dan merawat pohon di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Menjaga Lingkungan sebagai Tanggung Jawab Bersama

Anak Agung mengingatkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi menciptakan kawasan tempat tinggal yang nyaman sekaligus menopang kehidupan secara berkelanjutan. Gerakan kepedulian lingkungan yang dimulai dari langkah-langkah kecil ini diharapkan mampu menjadi kebiasaan yang terus dilestarikan oleh masyarakat Jember.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *