Puluhan Siswa Lolos Seleksi dan Mendapatkan Pelatihan Paskibraka di Lumajang
Suara Pecari, Lumajang, 22 Juli 2026 – Sebanyak 27 pelajar dari tiga sekolah di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, berhasil lolos seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) untuk peringatan Hari-Hari Nasional tahun 2026. Mereka akan menjalani pelatihan intensif sebelum bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Seleksi yang digelar pada Selasa, 14 Juli 2026 ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polsek Pasirian, Koramil Pasirian, tim kecamatan, hingga tenaga kesehatan dari Puskesmas Pasirian dan Puskesmas Bades.
Proses Seleksi Ketat dan Objektif
Proses seleksi tidak hanya menguji kemampuan baris-berbaris dan fisik dasar. Para peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk memastikan kesiapan mereka mengikuti pembinaan selanjutnya. Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madhona, S.H., menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara objektif dengan melibatkan berbagai unsur. “Seleksi ini bertujuan menjaring putra-putri terbaik Kecamatan Pasirian yang nantinya akan mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh peserta yang terpilih telah melalui tahapan seleksi serta pemeriksaan kesehatan sehingga diharapkan siap mengikuti pembinaan selanjutnya,” ujar Iptu Loni, Rabu, 15 Juli 2026.
Rincian Peserta Lolos Seleksi
Dari hasil seleksi, masing-masing sekolah menyumbangkan sejumlah siswa terbaiknya. Berikut rinciannya:
| Sekolah | Jumlah Lolos | Putra | Putri |
|---|---|---|---|
| SMA Pasirian | 11 | 7 | 4 |
| SMK Pasirian | 11 | 6 | 5 |
| MA Nuris Bades | 5 | 2 | 3 |
| Total | 27 | 15 | 12 |
Penilaian Tidak Hanya Fisik
Iptu Loni menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka tidak hanya menuntut kekuatan fisik. Aspek karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa nasionalisme juga menjadi penilaian utama. “Kami berharap para peserta yang lolos dapat mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, serta menjadi teladan bagi pelajar lainnya. Semoga mereka mampu menjalankan tugas dengan baik saat upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI nanti,” pungkasnya. Personel yang terlibat dalam seleksi antara lain Aiptu Aan Efendi dan Aiptu Luqman dari Polsek Pasirian, serta Serka Lindo dari Koramil Pasirian.
Tahapan Pembinaan Selanjutnya
Ke-27 pelajar terpilih selanjutnya akan mengikuti tahap pembinaan oleh tim gabungan sebelum dikukuhkan sebagai Paskibraka Kecamatan Pasirian 2026. Pembinaan tersebut meliputi:
- Latihan baris-berbaris (PBB) tingkat lanjut
- Pembinaan mental dan karakter
- Peningkatan fisik dan ketahanan tubuh
- Pemantapan wawasan kebangsaan dan nasionalisme
- Simulasi pelaksanaan upacara bendera
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat
Kegiatan seleksi dan pelatihan Paskibraka ini memiliki dampak positif yang luas. Bagi para pelajar, menjadi anggota Paskibraka merupakan pengalaman berharga yang membentuk disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Bagi sekolah, prestasi ini meningkatkan citra dan motivasi siswa lain. Bagi masyarakat, kehadiran Paskibraka pada upacara kemerdekaan menjadi kebanggaan dan simbol semangat nasionalisme. Selain itu, kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah kecamatan, dan tenaga kesehatan menunjukkan sinergi yang baik dalam pembinaan generasi muda.
Penutup
Dengan lolosnya 27 pelajar ini, Kecamatan Pasirian kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan berjiwa nasionalis. Semoga mereka dapat menjalani pembinaan dengan baik dan sukses mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Proses seleksi yang ketat dan objektif ini patut diapresiasi sebagai upaya nyata dalam membangun sumber daya manusia unggul sejak dini.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










