Wabup Nisel Hadiri Jambore Daerah Sumatera Utara Tahun 2026: Partisipasi Perdana yang Bersejarah
Pembukaan Jambore Daerah Sumatera Utara XI Tahun 2026
Suara Pecari, Nias Selatan – Wakil Bupati Nias Selatan, Ir. Yusuf Nache, S.T., M.M., menghadiri upacara pembukaan Jambore Daerah Sumatera Utara (JAMDASU XI) Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu, 8 Juli 2026. Acara akbar kepramukaan tingkat provinsi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc. Kehadiran Wakil Bupati Yusuf Nache di lokasi perkemahan menjadi bentuk dukungan moril yang besar bagi Kontingen Pramuka Penggalang asal Kabupaten Nias Selatan.
Partisipasi ini mencetak sejarah tersendiri bagi daerah, mengingat ini merupakan keikutsertaan perdana Kwartir Cabang (Kwarcab) Nias Selatan dalam ajang Jambore Daerah sejak Kabupaten Nias Selatan dimekarkan dari Kabupaten Nias pada tahun 2003. Momentum ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan gerakan pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.
Sejarah dan Signifikansi Partisipasi Perdana
Kabupaten Nias Selatan yang berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2003, selama lebih dari dua dekade belum pernah mengirimkan kontingen dalam Jambore Daerah Sumatera Utara. Keterbatasan sumber daya, jarak geografis yang jauh, serta minimnya pengalaman menjadi kendala utama. Namun, tahun 2026 menjadi titik balik. Dengan persiapan matang selama setahun penuh, Kwarcab Nias Selatan berhasil memberangkatkan 150 peserta penggalang, 15 pembina pendamping, dan 5 pimpinan kontingen.
Ketua Kwarcab Nias Selatan, yang turut mendampingi kontingen, menyatakan bahwa persiapan dimulai sejak Juli 2025 dengan pelatihan intensif di tingkat kecamatan. Para peserta diseleksi dari 35 kecamatan di Nias Selatan melalui lomba perkemahan mini yang digelar di Bumi Perkemahan Teluk Dalam. Proses seleksi ini tidak hanya menguji keterampilan kepramukaan, tetapi juga mental dan kedisiplinan.
Daftar Peserta Kontingen Nias Selatan
- Peserta Penggalang: 150 orang
- Pembina Pendamping: 15 orang
- Pimpinan Kontingen: 5 orang
- Panitia Pendukung dari Kwarcab: 10 orang
Pesan Wakil Bupati: Karakter SAKTI
Di sela-sela kegiatan, Wakil Bupati Yusuf Nache mengungkapkan rasa bangga atas semangat yang ditunjukkan oleh para kader Pramuka Nias Selatan yang menjadi duta daerah di tingkat Provinsi. Ia berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan momentum JAMDASU XI ini untuk menempa karakter dan mempererat persaudaraan. “Jaga nama baik Kabupaten Nias Selatan dengan menunjukkan perilaku yang santun, aktif, dan inspiratif (SAKTI). Bawa harum nama baik Kabupaten Nias Selatan di tingkat Provinsi,” ujarnya.
Konsep SAKTI yang digaungkan oleh Wakil Bupati menjadi panduan bagi kontingen. Santun berarti menjunjung tinggi sopan santun dan etika pergaulan; Aktif berarti berpartisipasi dalam setiap kegiatan dengan penuh semangat; Inspiratif berarti menjadi teladan bagi peserta lain. Pesan ini diharapkan dapat membekas dan diterapkan tidak hanya selama jambore, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Skala dan Partisipasi Jambore Daerah Sumut 2026
Jambore Daerah Sumatera Utara XI Tahun 2026 diikuti oleh total 5.575 orang, terdiri dari berbagai elemen. Berikut rincian peserta berdasarkan kategori:
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Peserta Penggalang | 3.650 |
| Pembina Pendamping | 250 |
| Pimpinan Kontingen | 50 |
| Panitia Penyelenggara | 265 |
| Peserta Pendukung | 50 |
| Undangan, Masyarakat, Pelaku UMKM, Pengunjung | 1.310 |
| Total | 5.575 |
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bachtiar Utomo, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, para Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kepala Daerah atau perwakilan), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan gerakan pramuka di Sumatera Utara.
Dampak dan Implikasi bagi Nias Selatan
Partisipasi perdana Kwarcab Nias Selatan dalam JAMDASU XI membawa dampak positif yang signifikan. Pertama, dari segi pengembangan sumber daya manusia, para peserta mendapatkan pengalaman berharga dalam berinteraksi dengan pramuka dari berbagai daerah, meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan. Kedua, ajang ini menjadi sarana promosi potensi daerah Nias Selatan di tingkat provinsi. Kontingen membawa cinderamata khas seperti kain tenun Nias dan makanan tradisional yang diperkenalkan dalam kegiatan bazar UMKM yang digelar bersamaan.
Ketiga, secara kelembagaan, keberhasilan mengirimkan kontingen memperkuat posisi Kwarcab Nias Selatan di mata Kwarda Sumut. Hal ini membuka peluang untuk mendapatkan lebih banyak pembinaan dan dukungan di masa mendatang. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan berencana menjadikan partisipasi ini sebagai agenda tetap setiap penyelenggaraan Jambore Daerah, dengan target peningkatan jumlah peserta dan kualitas persiapan.
Kronologi Persiapan Kontingen Nias Selatan
- Juli 2025: Rapat koordinasi Kwarcab Nias Selatan memutuskan untuk berpartisipasi dalam JAMDASU XI.
- Agustus-Desember 2025: Sosialisasi dan pendaftaran peserta di tingkat kecamatan.
- Januari-Maret 2026: Seleksi tingkat kabupaten melalui lomba perkemahan mini di Teluk Dalam.
- April-Juni 2026: Pelatihan intensif bagi peserta terpilih, meliputi teknik kepramukaan, wawasan kebangsaan, dan keterampilan hidup.
- Juli 2026: Pemberangkatan kontingen menuju Sibolangit, Deli Serdang.
Penutup Naratif
Di bawah terik matahari Sibolangit, tenda-tenda hijau berjejer rapi mengelilingi lapangan upacara. Sorak sorai para pramuka dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara bergema, menyatukan semangat dalam balutan seragam coklat. Di antara ribuan peserta, derap langkah kontingen Nias Selatan berjalan tegap, membawa harapan baru bagi daerah yang selama ini terpinggirkan dari peta kepramukaan provinsi. Wakil Bupati Yusuf Nache tersenyum bangga saat melihat anak-anaknya berbaur dengan teman-teman dari berbagai latar belakang. Bagi Nias Selatan, JAMDASU XI bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan jembatan emas menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi mudanya. Semangat SAKTI yang ditanamkan hari ini, kelak akan menuai generasi yang santun, aktif, dan inspiratif—bukan hanya untuk Nias Selatan, tetapi untuk Indonesia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










