Menuju BAZNAS Profesional: Seleksi Calon Pimpinan Provinsi Bengkulu Masuki Tahap Wawancara

Menuju BAZNAS Profesional: Seleksi Calon Pimpinan Provinsi Bengkulu Masuki Tahap Wawancara

Suara Pecari, Bengkulu – Proses penjaringan pemimpin baru Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 terus bergulir. Setelah melalui seleksi administrasi dan tes kompetensi, sebanyak 15 calon kini menjalani tahap wawancara yang digelar di Ruang Rapat Hidayah Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Senin, 6 Juli 2026. Tahapan ini menjadi momentum krusial untuk menggali lebih dalam kapasitas, integritas, serta komitmen para calon dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Bumi Rafflesia.

Proses Seleksi Bertahap: Mencari Pemimpin Berintegritas

Seleksi calon pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu dirancang secara berjenjang untuk memastikan hanya individu terbaik yang terpilih. Rangkaian seleksi meliputi:

  • Seleksi Administrasi: Verifikasi kelengkapan dokumen dan persyaratan dasar.
  • Seleksi Kompetensi: Tes pengetahuan dasar dan penulisan makalah untuk mengukur wawasan dan kemampuan analitis.
  • Wawancara: Menggali aspek kepemimpinan, pemahaman tata kelola zakat, dan komitmen terhadap pengelolaan ZIS.
  • Tahap Lanjutan oleh BAZNAS Pusat: Dari 10 peserta terbaik yang lolos wawancara, akan dipilih 5 orang sebagai pimpinan definitif.

Dengan sistem ini, diharapkan tercipta pimpinan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral dan dedikasi tinggi.

Wawancara: Menggali Lebih dari Sekadar Kompetensi

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., yang juga anggota Tim Seleksi, menegaskan bahwa wawancara merupakan tahapan vital. “Melalui tahapan wawancara ini, tim ingin memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kapasitas dan integritas para calon. Harapannya, proses seleksi ini dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang profesional, amanah, dan mampu memperkuat pengelolaan zakat untuk kemaslahatan umat di Provinsi Bengkulu,” ujarnya.

Wawancara dilakukan oleh tim yang terdiri atas unsur Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu, Kanwil Kementerian Agama, dan tokoh masyarakat. Tim diketuai oleh Dr. H. Herwan Antoni, S.K.M., M.Kes., M.Si. dari unsur Pemda, dengan Drs. H. Khairil, M.Si. sebagai sekretaris. Anggota tim lainnya adalah Dr. H. Saefudin dan Dr. H. Khoiruman, M.Pd.I. dari Kanwil Kemenag, serta Prof. Dr. KH. Zulkarnain Dali, M.Pd. selaku Ketua MUI Provinsi Bengkulu.

15 Calon yang Siap Bersaing

Berikut adalah 15 peserta yang mengikuti tahap wawancara:

NoNama Peserta
1Al Bahri
2Romli Bin Ronan
3Nazief Susila Dharma
4Erwin Jorhanes
5Safrizal
6Yulkamra
7Adi Sukmono
8Harmudya
9Etra Yunardi
10Puji Dwianto
11Noverianto
12Ahadin
13Indah Budiyanti
14Muhidin
15Meriyani

Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, praktisi zakat, hingga birokrat. Keberagaman ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam pengelolaan BAZNAS ke depan.

Dampak dan Implikasi bagi Pengelolaan Zakat di Bengkulu

Proses seleksi yang ketat ini memiliki dampak signifikan bagi pengelolaan zakat di Provinsi Bengkulu. Pertama, dengan terpilihnya pimpinan yang kompeten dan berintegritas, kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS diharapkan meningkat. Kedua, optimalisasi pengumpulan dan penyaluran ZIS dapat lebih terarah, sehingga manfaatnya dirasakan oleh lebih banyak mustahik. Ketiga, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat akan terjaga, sejalan dengan prinsip good governance.

Menurut data BAZNAS Pusat, potensi zakat di Indonesia mencapai ratusan triliun rupiah, namun realisasi pengumpulannya masih di bawah 10%. Oleh karena itu, kepemimpinan yang kuat di tingkat provinsi menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Di Bengkulu, BAZNAS telah menyalurkan dana untuk program pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Dengan pimpinan baru, diharapkan program-program ini dapat diperluas dan lebih tepat sasaran.

Kronologi Seleksi

  • Pendaftaran dan seleksi administrasi: Juni 2026.
  • Seleksi kompetensi (tes pengetahuan dasar dan penulisan makalah): Akhir Juni 2026.
  • Pengumuman 15 peserta lolos: Awal Juli 2026.
  • Wawancara: 6 Juli 2026.
  • Penetapan 10 peserta terbaik: Setelah wawancara, diusulkan ke BAZNAS Pusat.
  • Seleksi lanjutan oleh BAZNAS Pusat dan penetapan 5 pimpinan definitif: Agustus–September 2026.

Harapan ke Depan

Masyarakat Bengkulu menaruh harapan besar pada pimpinan BAZNAS yang baru. Dengan kompetensi dan integritas yang teruji, diharapkan BAZNAS Provinsi Bengkulu dapat menjadi lembaga pengelola zakat yang profesional, amanah, dan inovatif. Proses seleksi yang transparan dan partisipatif ini menjadi modal awal untuk mewujudkan tata kelola zakat yang lebih baik, demi kemaslahatan umat di Provinsi Bengkulu.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *