Refleksi HUT ke-165 HKBP: Perjalanan Kekristenan di Tanah Batak
Suara Pecari | Perayaan HUT ke-165 Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) menjadi momentum penting untuk merenungkan perjalanan panjang penyebaran agama Kristen di Tanah Batak. Ephorus HKBP, Pdt. Victor Tinambunan, mengungkapkan hal ini saat mengunjungi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta, yang merupakan bagian dari persiapan perayaan tersebut.
Pdt. Victor menegaskan bahwa perayaan kali ini tidak akan diselenggarakan secara megah, melainkan lebih menekankan ibadah syukur. Ia menyatakan, kehadiran HKBP selama lebih dari satu setengah abad merupakan bentuk mukjizat Tuhan bagi umat manusia. “Kami lebih memilih ibadah pengucapan syukur, mengingat bagaimana Tuhan mengutus para misionaris di masa lalu. HKBP hingga kini tetap dipimpin oleh Tuhan dalam menjalankan misinya untuk kebaikan jemaat dan masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Umum Panitia Nasional HUT ke-165 HKBP, Effendi Simbolon, juga menekankan pentingnya momen ini sebagai tanda penyertaan Tuhan selama 165 tahun keberadaan HKBP. Menurutnya, misi Kekristenan yang hadir di Tanah Batak telah membawa berita keselamatan melalui berbagai misionaris yang diutus oleh Tuhan.
Effendi menambahkan bahwa generasi saat ini, yang merupakan keturunan ke-10 hingga ke-12, merasakan dampak dari berita keselamatan itu. Ia berharap perayaan kali ini dapat berlangsung dengan khidmat, serta menjadi kesempatan untuk memanjatkan syukur dan memohon perlindungan dari Tuhan Yesus Kristus.
“Kami merayakan sekaligus memohon agar Tuhan selalu menyertai generasi-generasi mendatang, tidak hanya bagi HKBP tetapi juga bagi seluruh umat manusia dan bangsa Indonesia,” ungkap Effendi Simbolon. Melalui momen bersejarah ini, HKBP berharap dapat terus menjalankan misinya dalam memberdayakan jemaat dan berkontribusi bagi masyarakat luas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












