Kiai Lirboyo Ingatkan Jemaah Haji untuk Mempertahankan Pahala Wukuf

Kiai Lirboyo Ingatkan Jemaah Haji untuk Mempertahankan Pahala Wukuf

Suara Pecari | RRI.CO.ID, Makkah – KH Abdullah Kafabihi Machrus Ali, musyrif dari Kementerian Haji dan Umrah RI, mengingatkan jemaah haji untuk menjaga kekhusyukan selama pelaksanaan wukuf. Dalam pernyataannya, Kiai Ponpes Lirboyo ini menekankan pentingnya memanfaatkan waktu wukuf di Arafah dengan lebih banyak berdoa dan berdzikir.

Kiai Kafabihi menjelaskan bahwa terdapat beberapa sikap yang dapat merusak pahala ibadah jemaah, di antaranya adalah riya, ujub, sombong, dan takabur. Ia mengingatkan, sifat-sifat tersebut dapat menghilangkan nilai dari ibadah yang dilakukan. “Riya adalah pamer agar ibadahnya mendapat pujian orang, sementara ujub, sombong, dan takabur juga memiliki dampak negatif yang sama,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat, 22 Mei 2026.

Ia juga mendorong jemaah untuk menjalani proses wukuf dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan rasa ridha. Kiai Kafabihi menegaskan pentingnya berprasangka baik kepada Allah SWT, apapun yang terjadi selama ibadah haji.

Selain itu, Kiai Kafabihi meminta jemaah untuk menghindari penggunaan handphone selama wukuf, terutama pada waktu-waktu utama antara tengah hari dan Maghrib. Menurutnya, saat tersebut adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga jemaah diharapkan untuk memperbanyak zikir, shalawat, dan doa.

Ia menyarankan agar para jemaah membaca tahlil dan doa sapu jagat selama wukuf. “Gunakan waktu ini untuk berdoa sebaik mungkin, baik untuk keluarga, diri sendiri, pemimpin, maupun negara,” ungkapnya. Pesan ini diharapkan dapat membantu jemaah dalam menjalankan ibadah haji dengan lebih baik dan memperoleh pahala yang maksimal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan