15 Meninggal, 88 Luka, KAI Sampaikan Duka dan Pastikan Penanganan Korban Kecelakaan Bekasi Berjalan Maksimal

Ricky Sulivan
PT KAI menyampaikan permohonan maaf sekaligus belasungkawa

BEKASI — PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) menyampaikan permohonan maaf sekaligus belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi.

Dalam pernyataan resminya, KAI menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan membawa harapan, serta ada keluarga yang menanti di setiap tujuan.

Sejak awal kejadian, KAI bersama tim gabungan dari Basarnas, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta tenaga medis telah memfokuskan upaya pada proses evakuasi dan penanganan korban agar dapat berlangsung cepat dan terkoordinasi.

KAI memastikan seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu, penanganan saat ini difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak, dengan seluruh korban telah dirujuk dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan laporan hingga pukul 13.00 WIB, tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 orang mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, tiga korban masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif.

KAI bersama pihak asuransi juga memastikan seluruh biaya pengobatan dan penanganan korban ditanggung sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pendampingan bagi keluarga korban terus dilakukan guna memberikan dukungan selama proses pemulihan.

Untuk memudahkan akses informasi, KAI membuka posko layanan di Stasiun Bekasi Timur. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan Call Center 121 maupun WhatsApp 0811-2223-121 yang tersedia setiap saat.

KAI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam penanganan situasi ini, seraya mengajak semua pihak untuk saling menguatkan di tengah duka yang terjadi.

Tinggalkan Balasan