Lima Hari di NTT, Mendagri Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa

Lima Hari di NTT, Mendagri Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa

Suara Pecari, NTT – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selama lima hari berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memastikan kehadiran pemerintah pusat dalam penanganan pascagempa bumi yang melanda wilayah tersebut. Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat dan pemerintah daerah yang terdampak bencana.

Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa penanganan pascagempa berfokus pada penyelamatan korban dan pemulihan layanan dasar seperti kelistrikan, telekomunikasi, ketersediaan bahan bakar minyak, serta distribusi logistik. Kegiatan supervisi dilaksanakan secara menyeluruh, dimulai dari pengawasan penggunaan dana Transfer ke Daerah (TKD) di berbagai kabupaten dan kota di NTT.

Dalam Rapat Koordinasi Penanganan Gempa Wilayah NTT, yang digelar secara hybrid, Tito menekankan pentingnya percepatan pendataan dampak bencana sebagai dasar penyaluran bantuan yang tepat sasaran. Pendataan ini mencakup kerusakan rumah, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, serta sarana dan prasarana publik lainnya.

Bantuan Langsung dan Santunan untuk Korban

Selama kunjungan, Mendagri menyerahkan bantuan berupa tenda, makanan cepat saji, genset, velbed, serta santunan sebesar Rp15 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia di beberapa lokasi terdampak, termasuk Maumere, Kabupaten Sikka, dan Kabupaten Ende. Bantuan pribadi juga disalurkan untuk mendukung fasilitas pendidikan di SMP Abdurrahman Wahid.

Dialog dan Dukungan kepada Masyarakat

Tito Karnavian berinteraksi langsung dengan warga yang terdampak gempa di berbagai wilayah, seperti Desa Satar Kampas di Kabupaten Manggarai Timur dan Kampung Kajulaki di Mbay. Dalam pertemuan tersebut, Mendagri menerima keluhan masyarakat dan menitipkan bantuan dana tunai untuk dibagikan kepada warga terdampak.

Koordinasi Lintas Instansi untuk Pemulihan Dokumen dan Infrastruktur

Mendagri memastikan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan membantu penerbitan ulang dokumen kependudukan seperti KTP-el, akta kelahiran, dan Kartu Keluarga bagi masyarakat terdampak. Selain itu, koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional serta kepolisian dilakukan untuk mempercepat pencetakan ulang dokumen pertanahan dan dokumen kendaraan bermotor.

Persiapan Tahap Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Pemerintah pusat berkomitmen mengawal proses penanganan bencana hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Data yang akurat dan terverifikasi akan menjadi dasar bagi kementerian dan lembaga terkait, seperti Dinas Kesehatan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Pekerjaan Umum, untuk memberikan dukungan sesuai bidang masing-masing.

Dengan koordinasi yang baik dan dukungan dari berbagai pihak, proses pemulihan di NTT diharapkan dapat berjalan optimal sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas normal.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *