Ada Konser Ye di GBK, MRT Jakarta Beroperasi Sampai Jam 01.30 WIB
Suara Pecari, Jakarta – MRT Jakarta memperpanjang jam operasional hingga pukul 01.30 WIB pada Sabtu, 24 Oktober 2026, bertepatan dengan digelarnya konser Ye di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. Langkah ini diambil agar penonton konser dapat pulang dengan lancar tanpa antrean panjang maupun kemacetan di sekitar area.
Perpanjangan Jam Operasional dan Penambahan Frekuensi MRT
Selain memundurkan jam tutup, MRT Jakarta juga menambah frekuensi keberangkatan kereta. Kebijakan ini diumumkan oleh Marketing Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, yang juga mengimbau penonton untuk memanfaatkan transportasi publik guna mengurangi potensi kemacetan di kawasan Senayan.
“Kami mendukung agar semua penonton naik transportasi publik untuk menghindari kemacetan,” ujar Karen dalam jumpa pers di SCBD, Jakarta Selatan, pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Koordinasi dengan Pemprov DKI dan Penambahan Armada Transportasi
Promotor acara telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta pihak terkait lainnya untuk memastikan kelancaran acara dan kepulangan penonton. Selain MRT, TransJakarta juga menambah armada dan meningkatkan frekuensi perjalanan.
Layanan taksi konvensional juga disiagakan di sekitar lokasi acara. Karen menambahkan bahwa Bluebird Group, sebagai salah satu sponsor, menambah armada agar penonton dapat pulang dengan aman dan nyaman.
Agenda Konser dan Potensi Kepadatan Lalu Lintas
Konser bertajuk “Ye Live in Jakarta” ini dijadwalkan mulai membuka pintu gerbang pada pukul 17.00 WIB untuk kategori khusus seperti Superfans dan Royal Suite. Pintu masuk untuk VIP dan FestivalCAT dibuka pada pukul 18.00 WIB, sementara Kanye West mulai tampil pukul 21.00 WIB.
Potensi kepadatan lalu lintas diperkirakan meningkat karena beberapa agenda besar lain juga berlangsung bersamaan di area Jakarta Convention Center (JCC) hingga Istora, berdekatan dengan lokasi konser.
Imbauan untuk Menggunakan Transportasi Publik
Untuk menghindari kemacetan dan antrean panjang usai konser, penonton diimbau untuk menggunakan MRT dan TransJakarta. Dengan perpanjangan jam operasional dan peningkatan frekuensi perjalanan, diharapkan arus penumpang dapat terurai dengan cepat dan aman.
Penggunaan transportasi publik juga menjadi solusi efisien mengurangi dampak kemacetan di kawasan Senayan yang dikenal padat, terutama saat ada acara besar.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










