Korban Tewas Penembakan Gereja di Yordania Bertambah Jadi 9 Orang
Suara Pecari, Karak – Jumlah korban tewas dalam penembakan yang terjadi di Gereja Ortodoks Yunani di Desa Hammoud, Provinsi Karak, Yordania, meningkat menjadi sembilan orang. Dua korban yang sebelumnya terluka meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit, menurut keterangan Menteri Kesehatan Yordania Ibrahim al-Bdour pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Fakta Utama Penembakan di Gereja Ortodoks Yunani
Insiden penembakan terjadi saat berlangsungnya prosesi pemakaman di kompleks gereja pada Jumat, 23 Oktober 2026. Sejumlah pria bersenjata menyerbu dan melepaskan tembakan yang menyebabkan kematian sembilan orang dan melukai puluhan lainnya. Saat ini, 25 orang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Respon Pemerintah Yordania
Raja Abdullah II menyatakan bahwa keamanan dan keselamatan warga Yordania adalah prioritas utama. Dalam rapat Dewan Keamanan Nasional, Raja menegaskan bahwa pihak berwenang akan menindak tegas para pelaku teror. “Tangan keadilan akan menjangkau setiap teroris,” ujarnya.
Menteri Dalam Negeri Mazen al-Faraya menyebutkan bahwa kelompok teroris tersebut melakukan tindakan mengerikan yang harus dikutuk. Aparat keamanan terus bekerja untuk melacak dan menangkap para pelaku serangan ini.
Perdana Menteri Jafar Hassan menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari mulai Jumat, dengan instruksi agar bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh kantor pemerintah dan lembaga publik sebagai penghormatan kepada korban.
Konteks dan Dampak Serangan
Serangan ini mengguncang komunitas lokal dan menimbulkan kekhawatiran serius mengenai keamanan di wilayah Karak dan Yordania secara umum. Gereja Ortodoks Yunani di Desa Hammoud merupakan tempat ibadah dan berkumpulnya komunitas Kristen setempat. Insiden ini terjadi saat prosesi pemakaman, saat banyak orang berkumpul, sehingga korban jiwa dan luka-luka bertambah banyak.
Pemerintah Yordania menegaskan komitmennya untuk memastikan keamanan warga dan mencegah terulangnya serangan serupa. Penyidikan dan operasi keamanan terhadap kelompok teroris terus dilakukan secara intensif.
Perkembangan Terbaru
- Jumlah korban meninggal kini mencapai sembilan orang setelah dua korban luka meninggal saat perawatan.
- 25 korban lainnya masih dirawat di rumah sakit dengan kondisi yang belum sepenuhnya pulih.
- Pemerintah menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari.
- Aparat keamanan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.
Insiden ini menjadi peringatan bagi upaya penanganan terorisme di Yordania dan pentingnya menjaga keamanan komunitas keagamaan yang rentan terhadap serangan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










