GKR Hayu Minta Pemuda Karang Taruna Ambil Peran di Masyarakat
Suara Pecari, Yogyakarta – Ketua Pengurus Provinsi Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu Hayu, mendorong para pemuda untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan masyarakat. Hal ini disampaikan dalam acara Awarding Night Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026 di Pendopo Agung Kedhaton Ambarrukmo, Yogyakarta, pada 26 Oktober 2026.
Ajakan untuk Bersatu, Bergerak, dan Berdampak
GKR Hayu menekankan pentingnya tema tahun ini, yaitu “Bersatu, Bergerak, Berdampak”, sebagai panduan bagi pemuda dalam berkontribusi kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa:
- Bersatu: Pemuda harus mampu merangkul perbedaan dan bekerja melampaui batas sekat-sekat sosial.
- Bergerak: Tidak hanya berdiam pada gagasan, tetapi berani mengambil tindakan nyata.
- Berdampak: Hadir untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Nilai-Nilai Yogyakarta sebagai Landasan
Menurut GKR Hayu, semangat tersebut sangat selaras dengan nilai-nilai budaya Yogyakarta, yaitu:
- Tepa Selira: Kemampuan menempatkan diri dan menghargai sesama.
- Guyub Rukun: Pentingnya kebersamaan dalam menjalani kehidupan sosial.
- Gotong Royong: Kepedulian bersama untuk menyelesaikan persoalan bersama.
Ia menegaskan bahwa di tengah kemajuan zaman dan teknologi, nilai-nilai tersebut harus menjadi pegangan generasi muda agar tetap sensitif terhadap lingkungan dan sesama.
Harapan untuk Aksi Nyata di Masyarakat
GKR Hayu berharap bahwa semangat dari Bulan Bakti Nasional Karang Taruna tidak berhenti setelah acara selesai. Ia mengajak pemuda untuk membawa inspirasi yang diperoleh dari Yogyakarta dan mewujudkannya dalam aksi nyata di desa, kalurahan, kelurahan, dan komunitas masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, berharap momen ini dapat menjadi pemicu semangat baru bagi para pemuda.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










