Cetak Laba Rp 2,93 T, Bukit Asam Tebar Dividen Rp 114 per Saham
Suara Pecari | PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 11 Juni 2026, perusahaan anggota holding MIND ID ini mengumumkan Cetak laba Rp 2,93 T, Bukit Asam tebar dividen Rp 114 per saham [titlebase]. Keputusan tersebut merupakan bagian dari tujuh agenda yang disetujui dalam RUPST.
Laba bersih PTBA sebesar Rp 2,93 triliun tersebut menjadi dasar pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,32 triliun atau setara 45 persen dari laba bersih. Dengan jumlah saham beredar, dividen per lembar saham mencapai Rp 114. Keputusan Cetak laba Rp 2,93 T, Bukit Asam tebar dividen Rp 114 per saham [titlebase] ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, menjelaskan bahwa sisa laba bersih sebesar Rp 1,61 triliun atau 55 persen ditetapkan sebagai saldo laba ditahan. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha dan menjaga keberlanjutan bisnis perseroan. “Seluruh keputusan yang dihasilkan dalam RUPST mencerminkan komitmen Perseroan untuk menjaga keseimbangan antara pemberian nilai tambah kepada pemegang saham, penguatan struktur permodalan, dan keberlanjutan pengembangan usaha,” ujar Eko.
Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui perubahan susunan direksi dan komisaris. Bambang Ismawan, purnawirawan TNI Angkatan Darat, diangkat sebagai Direktur Utama menggantikan Arsal Ismail. Sementara itu, posisi Komisaris Utama diisi oleh Ida Bagus Putu Dunia, purnawirawan TNI Angkatan Udara. Perubahan ini diharapkan membawa perspektif baru dalam pengelolaan perusahaan.
Tidak hanya itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan bisnis dan perkembangan regulasi, serta memperkuat tata kelola perusahaan yang baik.
Kinerja keuangan PTBA sepanjang 2025 menunjukkan pendapatan sebesar Rp 42,65 triliun, didukung oleh penjualan ekspor yang berkontribusi 46 persen dan domestik 54 persen. Lima negara tujuan ekspor terbesar adalah Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina. Dengan Cetak laba Rp 2,93 T, Bukit Asam tebar dividen Rp 114 per saham [titlebase], perusahaan optimistis dapat terus meningkatkan kinerja di tengah dinamika industri pertambangan dan energi.
Eko Prayitno menambahkan, PTBA terus berupaya menjaga kinerja operasional yang optimal, meningkatkan efisiensi, memperkuat hilirisasi batu bara, serta mengembangkan berbagai inisiatif bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Keputusan Cetak laba Rp 2,93 T, Bukit Asam tebar dividen Rp 114 per saham [titlebase] menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap pemegang saham dan pengembangan usaha jangka panjang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












