Sambut Satu Dekade, Bank Banten Siap Melesat dan Bertransformasi
Suara Pecari, Serang – PT Bank Pembangunan Daerah (Perseroda) Tbk atau Bank Banten menyambut usia satu dekade dengan tekad kuat untuk melesat dan bertransformasi menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang sehat, profesional, dan modern. Momentum Hari Ulang Tahun ke-10 ini menjadi tonggak penting bagi Bank Banten untuk meneguhkan komitmen dalam menghadapi tantangan industri jasa keuangan yang semakin dinamis.
Transformasi dan Penguatan Tata Kelola
Dalam beberapa tahun terakhir, Bank Banten menunjukkan arah positif melalui berbagai perbaikan, khususnya dalam tata kelola perusahaan. Pengembangan budaya manajemen risiko, peningkatan kualitas pengawasan, serta percepatan transformasi digital menjadi fokus utama. Selain itu, penguatan sumber daya manusia dan pengembangan bisnis yang terukur dan berkelanjutan juga menjadi prioritas untuk memperkuat posisi bank di pasar.
Tantangan dan Peluang di Era Digital
Komisaris Utama Independen Bank Banten, Hoiruddin Hasibuan, menegaskan bahwa industri jasa keuangan ke depan akan berubah dengan sangat cepat. Salah satu tantangan utama adalah keamanan siber, mengingat persaingan tidak hanya dari perbankan konvensional, tetapi juga dari fintech dan berbagai ekosistem digital yang berkembang pesat. Oleh karena itu, Bank Banten berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dengan strategi yang fokus pada penguatan bisnis berkualitas, service excellence, sinergi, dan pengembangan human capital yang profesional.
Sinergi dengan Bank Jatim dalam Transformasi Digital
Upaya digitalisasi Bank Banten mendapat dukungan dari Bank Jatim sebagai bank induk dalam Kerja Sama Usaha Bank (KUB). Direktur Teknologi Informasi, Digital, dan Operasi Bank Jatim, Wiweko Probojakti, menjelaskan bahwa penguatan produk dan layanan digital telah dilakukan bersama antara Bank Banten dan Bank Jatim. Sinergi ini meliputi penyelarasan platform IT melalui resource sharing dan peningkatan efisiensi pembiayaan, yang diharapkan dapat mengoptimalkan digitalisasi layanan pada tahun ini.
Pengembangan Organisasi dan Dukungan Pemangku Kepentingan
Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan keniscayaan yang terus dijalankan. Selain pengembangan internal, kolaborasi dengan Bank Jatim menjadi kunci keberhasilan transformasi selama satu dekade terakhir. Busthami juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Banten, Wakil Gubernur, dan Pemerintah Provinsi Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali yang memberikan dukungan konsisten untuk memperkuat Bank Banten sebagai bank kebanggaan masyarakat Banten. Tahun ini, Bank Banten tengah mempersiapkan struktur organisasi baru yang khusus membidangi bisnis digital guna mendukung pencapaian visi tersebut.
Fokus Strategi Menuju 2026
Bank Banten menargetkan peningkatan kinerja dengan semangat “Melesat, Kuat, dan Hebat” melalui empat fokus strategi utama:
- Penguatan dan pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan
- Peningkatan service excellence dan operational excellence
- Penguatan sinergi, kolaborasi, serta kemitraan strategis
- Pengembangan human capital yang berintegritas, profesional, dan produktif
Dukungan dari seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan transformasi ini, sehingga Bank Banten dapat bersaing dengan bank-bank terbaik di Indonesia dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Banten.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










