Satu Dekade Bank Banten Dinilai Semakin Kuat, Ketua DPRD Ajak Pemda Perkuat Kolaborasi

Satu Dekade Bank Banten Dinilai Semakin Kuat, Ketua DPRD Ajak Pemda Perkuat Kolaborasi

Suara Pecari, SerangBank Banten merayakan ulang tahunnya yang ke-10 dengan catatan perkembangan yang semakin kuat. Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, menyatakan optimisme terhadap peran strategis Bank Banten sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah.

Bank Banten Makin Kuat dan Siap Mendukung Pemda

Fahmi Hakim menegaskan bahwa Bank Banten kini telah tumbuh menjadi institusi yang tangguh dan mampu menjaga serta meningkatkan roda perekonomian di wilayah Banten. Ia mengajak seluruh bupati dan wali kota untuk tidak ragu menggunakan layanan Bank Banten, karena bank ini sudah sangat siap memberikan pelayanan terbaik.

Menurut Fahmi, setelah melewati berbagai dinamika dan tantangan, Bank Banten bertransformasi menjadi jauh lebih baik. Proyeksi laba bersih Bank Banten pada tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp60 miliar, menandakan kemajuan yang signifikan.

Peran Strategis Bank Banten dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

Bank Banten diibaratkan sebagai jantung dalam pengelolaan keuangan daerah. Dengan kondisi yang sehat, Bank Banten akan menopang aktivitas keuangan pemerintah daerah sehingga Pemda dapat menjalankan fungsi dan programnya dengan lebih optimal.

Fahmi juga menekankan bahwa sebagai bank pembangunan daerah, Bank Banten tidak hanya berorientasi pada keuntungan materi, tetapi juga berperan mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten.

Kinerja Operasional Bank Banten yang Positif

Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menjelaskan bahwa kinerja operasional Bank Banten menunjukkan pertumbuhan positif yang didukung likuiditas sangat baik. Dana pemerintah daerah yang tersimpan di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) tidak dialihkan ke sektor usaha lain sehingga selalu tersedia saat diperlukan.

Hingga semester I tahun 2026, aset Bank Banten mencapai Rp10,4 triliun, penyaluran kredit sebesar Rp5,9 triliun, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp6,8 triliun. Di tengah tekanan ekonomi global, Bank Banten masih mencatat laba bersih sebesar Rp21,3 miliar.

Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) juga terus membaik dan berada di bawah 5 persen, menandakan kualitas kredit yang terjaga dengan baik.

Faktor Pendukung Perbaikan Kinerja

Busthami menyampaikan bahwa perbaikan kinerja ini merupakan hasil dari peningkatan tata kelola perusahaan, pengembangan kualitas sumber daya manusia, dan manajemen bisnis yang lebih baik. Kepercayaan masyarakat terhadap Bank Banten juga semakin meningkat.

Peran Gubernur Banten, Andra Soni, juga sangat penting dalam memberikan arahan dan bimbingan agar Bank Banten menjadi bank kebanggaan masyarakat Banten.

Penguatan Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah

Ketua DPRD Banten mengajak pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dengan Bank Banten. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten.

Dengan dukungan dan kepercayaan penuh dari Pemda, Bank Banten dipastikan dapat menjalankan fungsinya secara optimal sebagai bank pembangunan daerah yang berkontribusi nyata terhadap perekonomian lokal.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *