IHSG Diproyeksi Menguat ke 6.406, Investor Tunggu Pidato Nota Keuangan Prabowo

IHSG Diproyeksi Menguat ke 6.406, Investor Tunggu Pidato Nota Keuangan Prabowo

Suara Pecari – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026, dengan proyeksi berada pada level 6.406 hingga 6.454. Penguatan ini didukung oleh hasil tinjauan terbaru dari MSCI yang mempertahankan status Indonesia sebagai pasar emerging market, serta aksi beli investor asing yang terus berlanjut.

Pergerakan IHSG dan Pengaruh MSCI

Setelah pengumuman hasil review Agustus 2026 oleh MSCI, beberapa analis menilai dampak terhadap IHSG bersifat terbatas. MSCI mempertahankan Indonesia dalam kategori emerging market, meskipun terdapat beberapa perubahan pada konstituen indeks, seperti penurunan CPIN dari Global Standard ke Small Cap dan penghapusan saham GOTO dari Indonesia Investable Market Index karena rendahnya likuiditas.

IHSG pada penutupan perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026, naik 1,69% ke level 6.373,85 dengan aksi beli bersih asing mencapai Rp483 miliar. Saham-saham yang banyak dibeli asing antara lain PTRO, BREN, CUAN, BRPT, dan BBCA.

Analisis Teknikal dan Fundamental

Secara teknikal, IHSG menunjukkan sinyal positif dengan rebound kuat dari moving average 20 hari (MA20) dan pembentukan pola golden cross pada indikator RSI dan moving average 60 hari (MA60). Level support IHSG diperkirakan berada di rentang 6.300-6.320, sedangkan resistance berada di 6.400-6.450. Analis Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, menyampaikan bahwa Bursa Wall Street juga menguat setelah data inflasi AS yang stabil, yang menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Dari sisi fundamental, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 mencapai 5,29% secara tahunan dengan investasi tumbuh 6,87%. Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 5,75%. Kondisi ini memberikan dukungan terhadap penguatan IHSG meski belum menjadi faktor utama.

Rekomendasi Saham dan Strategi Investasi

Analis dari berbagai sekuritas memberikan rekomendasi saham untuk diperhatikan pada perdagangan hari ini:

  • BNI Sekuritas: Target IHSG jangka menengah di level 7.300 selama di atas support 6.300.
  • Mirae Asset Sekuritas: Rekomendasi saham CPIN, ENRG, dan WIFI.
  • MNC Sekuritas: Rekomendasi saham BRPT, EXCL, TINS, dan UNVR dengan target IHSG di kisaran 6.440-6.544 dan area support 6.201-6.029.
  • Pilarmas Investindo Sekuritas: Rekomendasi saham JPFA, GZCO, dan HRUM dengan potensi penguatan IHSG terbatas pada level support 6.325-6.600.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih berada dalam fase wave naik dan memiliki peluang melanjutkan kenaikan, namun juga mengingatkan adanya risiko koreksi jika pola diagonal wave (a) telah selesai terbentuk.

Dinamika Pasar dan Respons Investor

Aksi beli asing menjadi faktor utama dalam penguatan IHSG saat ini. Investor institusional dan dana privat memiliki pengaruh besar melalui transaksi bertahap yang mendorong kenaikan indeks. Namun, ada risiko pembalikan jika investor asing berbalik melakukan aksi jual.

Investor juga menantikan pidato nota keuangan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, yang dianggap dapat memberikan sentimen baru bagi pasar modal.

Meski IHSG menunjukkan penguatan, secara year to date indeks masih turun 26,29% dengan investor asing mencatatkan net foreign sell sebesar Rp95,66 triliun.

Penguatan IHSG ini menunjukkan adanya peluang pembalikan tren, tetapi investor disarankan tetap waspada terhadap dinamika pasar yang masih berfluktuasi.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *