ADB Yakin RI Bisa Keluar dari Middle Income Trap, Dorong Genjot Penerimaan Pajak
Suara Pecari, Makassar – Asian Development Bank (ADB) menyatakan optimisme bahwa Indonesia memiliki peluang untuk keluar dari middle income trap. Direktur ADB untuk Indonesia, Bobur Alimov, mengungkapkan bahwa perbaikan fundamental ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang pesat menjadi faktor utama yang mendukung kemajuan tersebut.
Perkembangan Ekonomi dan Infrastruktur Indonesia
Bobur Alimov menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini jauh lebih baik dibandingkan dua dekade lalu. Ia menyebut kemajuan yang terlihat dari pembangunan transportasi, seperti MRT di Jakarta, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan, menunjukkan tanda-tanda positif yang memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Selain itu, pembangunan tidak hanya terpusat di ibu kota, tetapi juga meluas ke wilayah lain, yang menunjukkan pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
Catatan Mengenai Penerimaan Pajak
Meskipun prospek ekonomi positif, Bobur memberikan catatan penting terkait pengelolaan fiskal, khususnya penerimaan pajak. Ia menyoroti bahwa rasio penerimaan pajak Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) stagnan di angka sekitar 9 persen selama 20 tahun terakhir.
Perbandingan dengan negara-negara ASEAN lain seperti Kamboja, yang berhasil meningkatkan penerimaan pajak dari 9 persen menjadi 18 persen selama periode yang sama, menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengumpulan pajak.
Implikasi dan Tantangan ke Depan
Pengelolaan fiskal yang lebih optimal menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya keluar dari middle income trap, tetapi juga mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Meningkatkan penerimaan pajak akan memperkuat kapasitas pemerintah dalam membiayai pembangunan dan layanan publik yang berkualitas.
Selain itu, konsistensi dalam menjaga rasio utang terhadap PDB di level yang aman, antara 30 hingga 40 persen, juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Kesimpulan
Optimisme ADB terhadap kemampuan Indonesia keluar dari middle income trap didasari oleh kemajuan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang signifikan. Namun, tantangan dalam meningkatkan penerimaan pajak harus segera diatasi agar momentum pertumbuhan dapat dipertahankan dan diperkuat. Dengan strategi fiskal yang tepat, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat kemajuan ekonominya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










