Warga India Terharu Atas Perhatian Rakyat Indonesia untuk PM Modi
Kunjungan Bersejarah di Candi Prambanan
Suara Pecari, Kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Candi Prambanan pada Selasa, 8 Juli 2026, meninggalkan kesan mendalam, terutama bagi komunitas India di Indonesia. Momen langka ini tidak hanya menjadi simbol penguatan hubungan bilateral kedua negara, tetapi juga menyentuh hati warga India yang telah lama menetap di tanah air. Salah satu yang merasakan langsung kehangatan tersebut adalah Dev Anand, seorang pria asal India yang telah tinggal di Yogyakarta selama 37 tahun. Dalam keterangan tertulis dari Sekretariat Presiden, Dev mengungkapkan perasaan haru dan bangganya bisa bertemu langsung dengan kedua pemimpin negara di Candi Prambanan, yang merupakan warisan budaya dunia.
Kisah Dev Anand: Tak Pernah Membayangkan Bisa Bersalaman dengan Pemimpin Dunia
Dev Anand, yang sehari-hari berprofesi sebagai pengusaha kecil di Yogyakarta, mengaku peristiwa itu bagaikan mimpi. “Kayak mimpi saja. Kita tidak kepikir, tidak pernah bayangin seperti ini bisa terjadi (Bertemu Presiden Prabowo dan PM Modi),” ujarnya dengan mata berbinar. Dev tidak menyangka dapat bersalaman langsung dengan Presiden Prabowo dan PM Modi. “Bisa salaman sama Bapak Presiden Prabowo, sama Bapak Modi, itu luar biasa bagi kami. Itu kayaknya hidup kita jadi sempurna sekarang,” tambahnya penuh kebahagiaan. Bagi Dev, momen itu menjadi puncak dari 37 tahun perjalanannya di Indonesia.
Sambutan Meriah dari Rakyat Indonesia
Antusiasme rakyat Indonesia terlihat jelas sepanjang rute yang dilalui iring-iringan kedua pemimpin. Anak-anak, remaja, orang tua, laki-laki dan perempuan berdiri di sepanjang jalan, di tengah teriknya matahari, sambil melambaikan bendera Merah Putih dan bendera India. Mereka mengenakan pakaian tradisional Indonesia dan India, menciptakan pemandangan yang penuh warna dan semangat persahabatan. Dev Anand mengaku terharu melihat sambutan yang begitu meriah. “Saya hari ini sangat-sangat senang, terima kasih Indonesia, tidak hanya Bapak Modi, tapi Bapak Prabowo kasih respons dengan hangat. Wah, saya kira belum pernah ada presiden seperti itu juga,” ungkapnya.
Dampak bagi Diaspora India di Indonesia
Perhatian yang diberikan Presiden Prabowo dan sambutan hangat rakyat Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi Dev dan Diaspora India lainnya di Indonesia. Bagi Dev, belum pernah ada pemimpin negara dan rakyatnya memberikan perhatian istimewa untuk pemimpin dunia kecuali di Indonesia. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan antara Indonesia dan India, tidak hanya di tingkat pemerintahan, tetapi juga di akar rumput. Diaspora India di Indonesia, yang jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan ribu, merasa dihargai dan diakui keberadaannya.
| Aspek | Dampak bagi Diaspora India |
|---|---|
| Psikologis | Meningkatkan rasa bangga dan memiliki terhadap Indonesia |
| Sosial | Memperkuat ikatan komunitas dan integrasi dengan masyarakat lokal |
| Ekonomi | Potensi peningkatan investasi dan kerja sama bisnis India-Indonesia |
| Kultural | Mendorong pertukaran budaya yang lebih intensif |
Hubungan Dua Pemimpin: Semangat Pengabdian yang Sama
Bagi Dev, hubungan yang terjalin antara Presiden Prabowo dan PM Modi mencerminkan kedekatan dua pemimpin yang sama-sama mengutamakan kepentingan rakyat. Dengan ungkapan sederhana, ia menggambarkan keduanya sebagai sosok yang memiliki semangat pengabdian yang sama untuk rakyat. “Mereka berdua seperti saudara, sama-sama peduli pada rakyatnya,” kata Dev. Pandangan ini diamini oleh banyak pengamat hubungan internasional yang melihat bahwa kedekatan personal antara Prabowo dan Modi dapat mempercepat realisasi berbagai kerja sama strategis, seperti di bidang pertahanan, perdagangan, dan investasi.
Harapan untuk Masa Depan Hubungan Indonesia-India
Dev Anand pun menyampaikan harapannya agar hubungan baik Indonesia dan India terus berkembang di bawah kepemimpinan kedua tokoh tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas berbagai upaya yang dilakukan untuk masyarakat. “Kami sangat-sangat terima kasih untuk Bapak Presiden Prabowo juga. Untuk Indonesia maju terus dan selalu maju, hidup sejahtera Indonesia,” ucap Dev penuh semangat. Harapan serupa juga diungkapkan oleh anggota diaspora India lainnya di Yogyakarta dan sekitarnya. Mereka berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi kedua bangsa.
Kronologi Kunjungan
- 7 Juli 2026: PM Modi tiba di Indonesia untuk kunjungan kenegaraan selama tiga hari.
- 8 Juli 2026 (Pagi): Upacara penyambutan resmi di Istana Negara, Jakarta.
- 8 Juli 2026 (Siang): Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan PM Modi di Istana Merdeka.
- 8 Juli 2026 (Sore): Kunjungan bersama ke Candi Prambanan, Yogyakarta, disambut ribuan warga.
- 9 Juli 2026: PM Modi mengunjungi pusat budaya dan teknologi di Yogyakarta sebelum kembali ke India.
Implikasi bagi Masyarakat dan Pemerintah
Kunjungan ini memiliki implikasi luas. Bagi masyarakat, khususnya di Yogyakarta, momen ini menjadi pengalaman berharga yang memperkuat rasa persatuan dan toleransi. Bagi pemerintah, kunjungan ini membuka peluang kerja sama baru di berbagai bidang. Beberapa kesepakatan yang ditandatangani antara lain kerja sama di bidang maritim, digitalisasi, dan pengembangan SDM. Sektor pariwisata juga diuntungkan, karena Candi Prambanan kembali menjadi sorotan dunia. Diperkirakan kunjungan wisatawan India ke Indonesia akan meningkat signifikan dalam waktu dekat.
Di tengah dinamika geopolitik global, hubungan Indonesia-India yang semakin erat menjadi contoh bahwa persahabatan antar bangsa dapat memberikan dampak positif bagi rakyat. Perhatian yang diberikan Presiden Prabowo kepada PM Modi, serta sambutan hangat rakyat Indonesia, bukan hanya membuat warga India terharu, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia adalah rumah yang ramah bagi siapa pun. Seperti yang diungkapkan Dev Anand, momen itu membuat hidupnya terasa sempurna. Semoga semangat persahabatan ini terus terjaga dan membawa kemajuan bagi kedua negara.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










