Fungsi Ginjal Tinggal 5 Persen, Terungkap Penyakit yang Diderita Trisno PAS Band Sebelum Meninggal

Fungsi Ginjal Tinggal 5 Persen, Terungkap Penyakit yang Diderita Trisno PAS Band Sebelum Meninggal

Suara Pecari – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia dengan meninggalnya bassist PAS Band, Trisno, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Penyebab kematiannya adalah komplikasi dari kondisi kesehatan yang memburuk setelah fungsi ginjalnya hanya tersisa 5 persen.

Trisno diketahui telah berjuang melawan berbagai masalah kesehatan sejak beberapa tahun terakhir. Drummer PAS Band, Sandy, mengungkapkan bahwa kondisi fisik Trisno mulai menurun dengan munculnya pembengkakan pada kaki dan penurunan berat badan yang signifikan. Namun, karakter Trisno yang tangguh membuatnya enggan memeriksakan diri secara medis secara serius hingga penyakitnya baru terdeteksi saat kondisinya sudah parah.

Kondisi Kesehatan dan Penyakit yang Diderita

Fungsi ginjal Trisno yang tinggal sekitar 5 persen menunjukkan bahwa ia mengalami gagal ginjal stadium akhir. Penyakit ini merupakan kondisi di mana ginjal tidak lagi mampu menjalankan fungsi utama seperti menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah. Gagal ginjal yang tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan komplikasi serius dan berujung pada kematian.

Penurunan fungsi ginjal yang drastis ini kemungkinan berkaitan dengan pembengkakan pada kaki dan penurunan berat badan yang dialami Trisno. Kondisi ini menunjukkan adanya retensi cairan dan gangguan metabolisme yang umumnya dialami pasien dengan gagal ginjal kronis.

Dukungan dan Reaksi dari Rekan dan Penggemar

Kabar meninggalnya Trisno pertama kali diumumkan melalui akun Instagram resmi PAS Band dan langsung mendapat respons duka cita dari keluarga, rekan musisi, dan penggemar. Presenter Edi Brokoli dan bassist Slank, Ivanka, termasuk yang menyampaikan belasungkawa secara terbuka di media sosial.

Kepergian Trisno meninggalkan kesan mendalam terutama karena ia dikenal dengan aksi panggung yang energik dan semangat rock n roll yang kuat, meski harus berhadapan dengan kondisi kesehatan yang menurun.

Pentingnya Deteksi Dini dan Perawatan Kesehatan

Kisah Trisno mengingatkan pentingnya kesadaran akan kesehatan dan melakukan pemeriksaan rutin, terutama ketika muncul gejala seperti pembengkakan kaki dan penurunan berat badan yang tidak wajar. Deteksi dini dapat membantu penanganan yang lebih efektif dan mencegah komplikasi serius seperti gagal ginjal stadium akhir.

Semoga perjuangan Trisno menjadi inspirasi untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan orang di sekitar kita.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *