KPK Terus Selidiki Keterlibatan Sejumlah Pihak dalam Kasus Suap DJKA
Suara Pecari | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan bahwa mereka masih mendalami peran beberapa individu dalam kasus suap yang melibatkan proyek dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berpotensi untuk dipanggil kembali dalam pemeriksaan terkait kasus ini.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Budi Karya akan dilakukan jika keterangan yang dimilikinya dianggap penting untuk memperjelas perkara. “Kemungkinan untuk diperiksa pasti ada,” ujar Setyo Budiyanto saat memberikan keterangan di Serang, Banten.
Setyo menjelaskan, penyidik KPK sedang menyelidiki asal-usul uang yang dikembalikan oleh Roby Kurniawan, mantan Staf Ahli Menteri Perhubungan, yang diduga terkait dengan kasus suap DJKA. Penyidik berencana untuk menyelidiki apakah uang tersebut dikembalikan atas inisiatif pribadi Roby atau atas perintah pihak tertentu.
“Apakah datang atas perintah atau inisiatif sendiri, itu nanti akan didalami,” tambahnya. Proses ini bertujuan untuk memastikan semua informasi dan keterangan yang didapat akan dianalisis sebelum disampaikan kepada pimpinan KPK untuk langkah selanjutnya.
Roby Kurniawan sebelumnya mengembalikan sejumlah uang saat diperiksa penyidik pada 18 Mei 2026. KPK menduga uang tersebut berasal dari pihak swasta yang disalurkan melalui stafnya, Bambang Irawan Daeng Irate Djamal.
Selain Roby, penyidik juga memeriksa Danto Restyawan, mantan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub. Nama Danto muncul dalam sidang kasus DJKA di Pengadilan Tipikor Medan, di mana ia mengaku mendapat perintah untuk mengumpulkan dana dari pejabat pembuat komitmen (PPK) dan kontraktor proyek.
Menanggapi pernyataan Danto, Setyo memastikan bahwa KPK akan terus mendalami semua keterangan yang ada untuk memperjelas konstruksi perkara. “Ketika satu nama disebut, tentu akan dipanggil dan didalami lagi,” ujarnya.
Kondisi saat ini menunjukkan bahwa KPK mengintensifkan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak untuk mengungkap lebih jauh dugaan praktik korupsi dalam proyek DJKA ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








