Wajah Brewok dan Pengakuan Mengejutkan: Irjen Purn Sony Bongkar Korupsi MBG di Sumut
Suara Pecari | Wajah Irjen Purn Sony mulai ditumbuhi brewok, keluar dari tahanan, bongkar korupsi MBG di Sumut. Pemandangan itu terlihat saat mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu digelandang petugas Kejaksaan Agung (Kejagung) menuju gedung Bundar, Kamis (18/6) pagi. Brewok dan janggut putihnya yang mulai memenuhi dagu menjadi tanda bahwa ia telah menjalani masa penahanan selama dua pekan di Rumah Tahanan Kejagung.
Dalam foto yang beredar, Sony tampak mengenakan kemeja biru dongker dan rompi tahanan merah muda khas Kejagung. Ia membawa buku catatan kecil dan pulpen di tangan kanannya, namun memilih bungkam saat dicecar pertanyaan wartawan. Pemeriksaan kali ini bertujuan untuk menindaklanjuti pengajuan status Justice Collaborator (JC) yang diajukan oleh Sony dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara.
Wajah Irjen Purn Sony mulai ditumbuhi brewok, keluar dari tahanan, bongkar korupsi MBG di Sumut menjadi sorotan publik. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan agenda pemeriksaan tersebut. “Benar,” ujarnya singkat, Rabu (17/6).
Kasus ini bermula dari temuan dugaan korupsi dalam pengadaan dan distribusi makanan bergizi gratis untuk anak sekolah di Sumut. Sony yang saat itu menjabat sebagai Wakil Kepala BGN diduga terlibat dalam mark-up anggaran dan suap. Dengan mengajukan diri sebagai JC, Sony diharapkan dapat membuka tabir keterlibatan pihak lain, termasuk pejabat tinggi di kementerian terkait.
Wajah Irjen Purn Sony mulai ditumbuhi brewok, keluar dari tahanan, bongkar korupsi MBG di Sumut menjadi bukti bahwa proses hukum terus berjalan. Pengacara Sony, Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa kliennya berkomitmen untuk bekerja sama dengan penegak hukum. “Beliau siap mengungkap seluruh fakta yang diketahui demi kepentingan pemberantasan korupsi,” kata Ahmad.
Langkah Sony ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menilai bahwa pengakuan Sony dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan korupsi yang lebih luas. “Ini momentum penting. Jika JC-nya dikabulkan, kita berharap kasus MBG tidak berhenti di Sony saja,” ujarnya.
Di sisi lain, Kejagung masih memproses pengajuan JC Sony. Jampidsus akan mempertimbangkan sejauh mana informasi yang diberikan Sony dapat membantu pengembangan kasus. Jika lolos, Sony akan mendapatkan keringanan hukuman, namun tetap harus mengembalikan kerugian negara yang ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.
Wajah Irjen Purn Sony mulai ditumbuhi brewok, keluar dari tahanan, bongkar korupsi MBG di Sumut menjadi pengingat bahwa tidak ada yang kebal hukum. Publik menanti langkah selanjutnya dari Kejagung, apakah pengakuan Sony akan membawa perubahan signifikan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












