TNI Serahkan Jenazah Pilot PT AMA yang Ditembak, Diberi Penghormatan Militer
Penyerahan Jenazah Pilot Nicholas Gosselin oleh TNI
Suara Pecari, Jenazah pilot pesawat perintis Pilatus Porter milik PT Associated Mission Aviation (AMA), Nicholas F. Gosselin, telah diserahkan oleh Komando Operasi (Koops) TNI Habema kepada pihak perusahaan pada Jumat, 3 Juli 2026, di Lanud Silas Papare, Papua. Nicholas tewas ditembak oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis, 27 Juni 2026. Proses penyerahan jenazah dilakukan dengan penghormatan militer sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III), Letjen TNI Lucky Avianto, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kejadian tersebut. Dalam keterangannya pada Sabtu, 4 Juli 2026, ia menyatakan, “Pada sore hari ini, kami akan menyerahkan kepada PT AMA, yang diwakili bapak Uskup. Jenazah almarhum kapten pilot Nicholas, untuk selanjutnya diurus dan bisa dimakamkan sebaik-baiknya.” Lucky juga menegaskan komitmen TNI untuk terus menjamin keselamatan seluruh warga Papua dan menciptakan stabilitas di kawasan. “Atas duka yang mendalam, kami seluruh prajurit yang bertugas di Papua, akan melanjutkan tugas menjaga dan mengamankan tanah Papua ini agar segera bisa aman damai dan sejahtera,” ucapnya.
Kronologi Penembakan dan Evakuasi
Peristiwa tragis ini bermula pada Kamis, 27 Juni 2026, saat pesawat Pilatus Porter milik PT AMA dengan nomor registrasi PK-RCY mendarat di Bandara Ipdeheik, sebuah bandara kecil di pedalaman Kabupaten Yahukimo. Pesawat tersebut membawa logistik dan kebutuhan pokok untuk masyarakat di wilayah terpencil. Namun, saat bersiap lepas landas, kelompok OPM yang bersembunyi di sekitar bandara melakukan aksi penembakan secara brutal. Pilot Nicholas F. Gosselin terkena tembakan dan tewas di tempat. Awak pesawat lainnya selamat dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Setelah menerima laporan, Koops TNI Habema segera mengerahkan tim gabungan untuk mengevakuasi jenazah. Proses evakuasi berlangsung sulit karena medan berat dan ancaman keamanan. Tim TNI berhasil mencapai lokasi pada Jumat, 3 Juli 2026, dan mengevakuasi jenazah Nicholas ke Lanud Silas Papare. Letjen TNI Lucky Avianto menyampaikan apresiasi atas keberhasilan evakuasi tersebut, yang menunjukkan profesionalisme dan dedikasi prajurit TNI di Papua.
Bantahan Terkait Narasi Media Sosial
Dalam kesempatan yang sama, Uskup Jayapura Yanuarius Teofilus Matopai You, yang mewakili PT AMA, membantah keras narasi yang beredar di media sosial bahwa pesawat diduga membawa bantuan bagi pihak-pihak tertentu, termasuk TNI atau TPNPB-OPM. “Selama ini dalam pelayanan kami sungguh menjaga netralitas pesawat kami. Kami belum pernah membawa petugas ABRI (TNI), kami belum pernah bawa petugas TPNPB-OPM, juga amunisi dan lain-lain. Jadi seperti yang dikabarkan dalam medsos itu tidak benar. Sungguh-sungguh tak benar, ini misi murni dan mulia, untuk kekabaran injil, supaya masyarakat, umat dan jemaat yang di pedalaman di pelosok bisa percaya pada Tuhan,” tegas Uskup Yanuarius.
PT AMA adalah organisasi penerbangan misi Kristen yang telah beroperasi di Papua sejak puluhan tahun, melayani kebutuhan transportasi bagi gereja dan masyarakat di daerah terisolasi. Pesawat mereka kerap mengangkut logistik, obat-obatan, dan tenaga kesehatan ke lokasi yang tidak terjangkau moda transportasi lain. Penembakan terhadap pilot AMA ini merupakan pukulan berat bagi pelayanan kemanusiaan di Papua.
Data Korban dan Dampak Keamanan
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Nama Pilot | Nicholas F. Gosselin |
| Perusahaan | PT Associated Mission Aviation (AMA) |
| Pesawat | Pilatus Porter PK-RCY |
| Lokasi Penembakan | Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo |
| Tanggal Penembakan | 27 Juni 2026 |
| Pelaku | Kelompok OPM |
| Evakuasi oleh | Koops TNI Habema |
| Penghormatan Militer | Ya, saat penyerahan di Lanud Silas Papare |
Insiden ini kembali menyoroti situasi keamanan di Papua yang masih rawan. Kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau OPM kerap melakukan aksi kekerasan terhadap aparat keamanan dan warga sipil. Penembakan terhadap pilot asing ini juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan penerbangan sipil di wilayah tersebut. Pemerintah Indonesia melalui TNI dan Polri terus berupaya mengejar pelaku dan meningkatkan pengamanan di daerah rawan.
Dampak bagi Pelayanan Kemanusiaan di Papua
Penembakan terhadap pilot AMA berdampak langsung pada operasional penerbangan misi di Papua. Beberapa organisasi kemanusiaan dan gereja yang bergantung pada transportasi udara terpaksa menunda atau membatalkan jadwal penerbangan ke daerah terpencil. Hal ini menghambat distribusi bantuan logistik, obat-obatan, dan tenaga medis ke masyarakat yang membutuhkan. Uskup Yanuarius menyatakan, “Kami sangat prihatin. Insiden ini tidak hanya merenggut nyawa seorang hamba Tuhan, tetapi juga mengancam kelangsungan pelayanan kami kepada umat di pedalaman.”
Pemerintah daerah dan TNI berjanji akan meningkatkan pengamanan di bandara-bandara kecil dan rute penerbangan misi. Namun, tantangan geografis dan keterbatasan personel menjadi kendala utama. Masyarakat Papua berharap agar situasi segera kondusif sehingga pelayanan kemanusiaan dapat kembali berjalan normal.
Penghormatan Terakhir dan Rencana Pemakaman
Setelah proses penyerahan, jenazah Nicholas F. Gosselin direncanakan akan dimakamkan di Jayapura atau dipulangkan ke negara asalnya sesuai dengan keinginan keluarga. Pihak PT AMA bersama TNI dan pemerintah daerah memberikan penghormatan terakhir. Upacara militer yang khidmat digelar di Lanud Silas Papare, dihadiri oleh perwakilan TNI, tokoh gereja, dan masyarakat setempat. Letjen TNI Lucky Avianto menyampaikan belasungkawa secara pribadi dan mewakili institusi TNI. “Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Penghormatan militer kepada pilot sipil ini menunjukkan solidaritas TNI terhadap korban kekerasan di Papua. TNI bertekad untuk menuntaskan kasus ini dan membawa pelaku ke pengadilan. Masyarakat internasional juga memberikan perhatian, mengingat korban adalah warga negara asing yang tengah menjalankan misi kemanusiaan.
Penutup
Penyerahan jenazah pilot Nicholas F. Gosselin oleh TNI dengan penghormatan militer menjadi momentum refleksi bagi semua pihak. Di tengah upaya menciptakan perdamaian di Papua, kekerasan masih menghantui dan merenggut nyawa mereka yang melayani. Semoga penghormatan yang diberikan menjadi penghiburan bagi keluarga dan pengingat bagi semua bahwa setiap jiwa berharga. TNI dan pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan memastikan pelayanan kemanusiaan tetap berjalan. Rakyat Papua layak mendapatkan kedamaian dan kesejahteraan yang telah lama dinantikan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










