Sopir Truk Maut Tabrak 8 Kendaraan di Sibolangit Jadi Tersangka
Penetapan Tersangka dalam Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Suara Pecari, Polisi resmi menetapkan Ilham (50), sopir truk pengangkut air mineral, sebagai tersangka dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Jamin Ginting Km 44-45, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (17/7/2026). Kecelakaan yang melibatkan delapan kendaraan ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya luka-luka. Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo mengonfirmasi bahwa Ilham telah ditahan dan dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.
Kronologi Kejadian: Rem Blong dan Upaya Pencegahan yang Gagal
Berdasarkan keterangan kernet yang mendampingi sopir, kecelakaan berawal saat truk melintasi tanjakan di kawasan Jambore. Setelah melewati tanjakan, truk memasuki turunan curam di dekat Koramil. Saat itulah sopir kesulitan memindahkan gigi persneling. “Mulai dari Jambore itu kan naik tanjakan. Baru Koramil itu turun-turunan. Turun di situ, persneling habis, nanti itu ganti gigi 4, ganti gigi 3 sudah enggak dapat, sudah hilang. Rem sudah mengalami gangguan, diturunkan ke gigi 3, gigi 4 juga enggak dapat. Meluncur terus ke bawah,” ujar Widodo.
Truk yang melaju tak terkendali nyaris menabrak truk tangki di depan SPBU. Sopir berusaha menghindar dengan membanting setir ke kanan, namun hanya mengenai truk tangki secara ringan. Setelah melewati SPBU, truk kembali menghantam kendaraan di depannya. Kernet yang berada di kabin sempat membantu sopir dengan menarik handbrake, namun kecepatan truk terus bertambah. “Kernetnya membantu sopir, akhirnya balik ke jalur kiri. Makin deras kecepatannya, kernet langsung lompat ke duduk belakang. Sedangkan sopir tetap berada di tempatnya,” sambung Widodo. Akhirnya, truk menghantam satu per satu kendaraan di depannya hingga akhirnya terguling.
Data Kendaraan dan Korban
| Jenis Kendaraan | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Truk pengangkut air mineral (tersangka) | 1 | Kendaraan yang menyebabkan kecelakaan |
| Truk Colt Diesel | 2 | Menjadi korban tabrakan |
| Minibus | 5 | Mengangkut penumpang umum |
| Sepeda motor | 1 | Pengendara tewas di tempat |
Data korban jiwa dan luka-luka masih dalam pendataan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Empat orang meninggal dunia terdiri dari pengemudi dan penumpang kendaraan yang tertabrak, sementara delapan luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Analisis Penyebab: Faktor Rem dan Kondisi Jalan
Kecelakaan ini diduga kuat disebabkan oleh rem blong pada truk. Jalan Jamin Ginting di kawasan Sibolangit dikenal memiliki kontur menanjak dan menurun tajam, serta tikungan yang rawan kecelakaan. Menurut data kepolisian, kecelakaan lalu lintas di jalur ini sering terjadi akibat kelalaian pengemudi dan kondisi kendaraan yang tidak laik jalan. Ilham kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Pasal 310 ayat (4) UU LLAJ mengatur bahwa pengemudi yang karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa dapat dipidana penjara maksimal enam tahun.
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat dan Industri Angkutan
Kecelakaan ini menyoroti kembali pentingnya keselamatan transportasi, khususnya angkutan barang. Masyarakat sekitar Sibolangit kerap mengeluhkan kecepatan tinggi truk yang melintas, terutama saat menuruni bukit. Pihak kepolisian berencana melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan angkutan berat di jalur tersebut. Sementara itu, perusahaan pemilik truk juga akan dimintai keterangan terkait kelayakan kendaraan dan jam kerja sopir. Kernet yang selamat menjadi saksi kunci dalam pengembangan kasus ini.
Penutup
Di tengah duka yang mendalam bagi keluarga korban, kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Pemeriksaan kendaraan secara berkala, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, dan kondisi fisik pengemudi harus menjadi prioritas agar tragedi serupa tidak terulang. Kini, Ilham harus menghadapi proses hukum yang akan menentukan nasibnya, sementara masyarakat menanti keadilan bagi para korban yang telah tiada.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










