BNN Sita Barang Bukti Senilai Rp39,95 Miliar dari Bos Narkoba Kampung Bahari
Suara Pecari, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menyita barang bukti senilai Rp39,95 miliar dalam penangkapan bos narkoba Kampung Bahari berinisial MR alias bos gendut. Penangkapan ini juga mengungkap dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan aset dan uang tunai.
Penangkapan dan Penyitaan Barang Bukti
Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, menyampaikan bahwa selain barang bukti narkoba, BNN juga menyita uang tunai sebesar Rp1,277 miliar dan aset yang dikembangkan mencapai sekitar Rp39,950 miliar. Penangkapan MR dilakukan pada Rabu malam, 12 Agustus 2036, di sebuah salon kecantikan di kawasan Mangga Besar.
Latar Belakang Kasus
MR telah menjadi buronan sejak pengungkapan kasus kepemilikan sabu seberat 98 kilogram pada 7 November 2025. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengintaian yang dilakukan petugas ketika MR keluar dari Kampung Bahari menuju Mangga Besar.
Pengembangan Operasi di Kampung Bahari
Setelah penangkapan, BNN bekerja sama dengan Polda Metro Jaya melakukan operasi di Kampung Bahari pada Kamis pagi, 13 Agustus 2026. Dalam operasi tersebut, petugas menghadapi perlawanan dari loyalis MR yang mencoba menghalangi penindakan. Seorang anggota polisi mengalami luka di bagian bawah mata akibat insiden ini.
Petugas menggunakan tembakan gas air mata untuk mengatasi perlawanan tersebut dan berhasil memukul mundur para loyalis. Roy menyatakan bahwa operasi terhadap Kampung Bahari akan terus dilakukan karena masih ada beberapa orang yang diduga terkait jaringan narkoba yang belum diamankan.
Signifikansi Penindakan
Penangkapan ini dan penyitaan barang bukti besar menunjukkan komitmen BNN dalam memberantas peredaran narkoba serta tindak pidana pencucian uang yang sering kali menyertai kasus narkotika. Pengungkapan aset senilai miliaran rupiah juga memberikan gambaran mengenai skala bisnis ilegal yang dijalankan oleh jaringan tersebut.
Perlunya Upaya Berkelanjutan
Operasi dan pengembangan penyelidikan terhadap jaringan narkoba di Kampung Bahari penting untuk mengurangi peredaran narkoba dan menindak pelaku kriminal secara menyeluruh. Selain itu, penegakan hukum terhadap tindak pidana pencucian uang dapat memutus mata rantai kejahatan dan mengembalikan aset negara.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










