Nenek 86 Tahun di Palembang Tewas Terbakar Usai Disiram Bensin oleh Cucunya

Nenek 86 Tahun di Palembang Tewas Terbakar Usai Disiram Bensin oleh Cucunya

Suara Pecari, Palembang – Seorang nenek berusia 86 tahun bernama Maria meninggal dunia akibat terbakar setelah disiram bensin oleh cucunya di rumah mereka di Kecamatan Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat pagi, 28 Agustus 2026, sekitar pukul 05.30 WIB di rumah korban yang beralamat di Jalan Batujajar, Lorong Jambu, Kelurahan Sukarami. Saat kejadian, Maria sedang menggoreng gorengan di dapur rumahnya.

Fakta Utama Kejadian

  • Cucu korban, Merin (27), diduga menyiramkan bensin ke tubuh Maria saat berada di dapur.
  • Api yang berasal dari kompor yang masih menyala menyambar tubuh korban sehingga menyebabkan luka bakar serius.
  • Api juga membakar sebagian dapur rumah korban.
  • Saksi dan anggota keluarga yang berada di lokasi, termasuk Katarina (51), juga terkena percikan api dan berteriak meminta pertolongan.
  • Merin diduga memiliki riwayat gangguan jiwa dan sempat menunjukkan perilaku marah-marah sebelum kejadian.
  • Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang untuk mendapatkan perawatan, namun meninggal sekitar pukul 16.00 WIB pada hari yang sama.
  • Pelaku saat ini dalam penanganan kepolisian Polsek Sukarami Palembang dan mendapat pendampingan dari keluarganya.

Kronologi Peristiwa

Menurut keterangan dari anggota keluarga, terutama Agustina (47) yang merupakan anak korban, Merin datang ke dapur sambil marah-marah dan berbicara tidak jelas. Pada saat itu, Maria sedang berada di dapur dan kakak Agustina sedang di kamar mandi. Merin kemudian menyiramkan bensin ke arah Maria yang berada dekat kompor yang masih menyala. Api dengan cepat menyambar tubuh Maria dan sebagian dapur rumah.

Agustina segera mematikan kompor untuk mencegah api semakin meluas dan kemudian meninggalkan dapur untuk membangunkan anak-anaknya yang akan berangkat sekolah. Saksi lain yang berada di lokasi juga membantu memberikan pertolongan dengan berteriak meminta bantuan.

Konteks dan Dampak

Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anggota keluarga dalam tindakan kekerasan yang berujung kematian. Riwayat gangguan jiwa yang dialami pelaku diduga menjadi faktor penyebab tindakan tersebut. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian Polsek Sukarami Palembang.

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Selain itu, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya perhatian dan penanganan yang tepat terhadap anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa agar tidak menimbulkan akibat fatal.

Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi kekerasan dalam rumah tangga atau tindakan berbahaya yang dapat membahayakan anggota keluarga maupun lingkungan sekitar.

Kasus ini masih akan diproses secara hukum sesuai ketentuan yang berlaku guna memberikan keadilan bagi korban dan keluarga.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *