KRL Jurang Mangu Tersambar Petir, Listrik Padam dan Penumpang Panik

KRL Jurang Mangu Tersambar Petir, Listrik Padam dan Penumpang Panik

Suara Pecari | Petir menyambar jaringan listrik di Stasiun Jurang Mangu pada sore hari, memicu pemadaman tiba‑tiba pada KRL Jurang Mangu yang terekam oleh tim SAPA PAGI.

Rekaman video menunjukkan aliran listrik menurun drastis setelah kabel LAA terkena sambaran, menandakan kegagalan pasokan daya secara mendadak.

Akibat pemadaman, satu rangkaian KRL terhenti di tengah jalur, pintu gerbong tak dapat terbuka sehingga penumpang, terutama wanita, bergegas keluar melalui pintu darurat.

Petugas kereta mengaktifkan rem darurat dan tim teknisi segera turun, berhasil menyalakan kembali listrik setelah sekitar lima belas menit.

Gangguan tidak hanya terbatas pada Jurang Mangu; layanan di Stasiun Pondok Ranji juga terdampak, memicu antrean panjang di Stasiun Tanah Abang yang meluber menjadi kerumunan.

Penumpang melaporkan kepadatan berlebih dan kebingungan mencari alternatif, beberapa harus menunggu lama hingga kereta berikutnya kembali beroperasi.

Juru bicara PT KAI menyampaikan permintaan maaf, menegaskan prosedur keamanan sedang dievaluasi dan penyelidikan penyebab sambaran akan segera diselesaikan.

Sementara itu, hujan lebat melanda Jakarta, menggenangi permukiman di Kebon Jeruk hingga Jalan Ciledug Raya, menambah beban perjalanan bagi warga.

Kondisi cuaca ekstrem ini memperparah tekanan pada jaringan transportasi, mendorong otoritas untuk meninjau kesiapan infrastruktur menghadapi badai.

Insiden serupa pernah terjadi sebelumnya ketika sambaran petir mengganggu jalur listrik overhead, menegaskan kerentanan sistem terhadap fenomena alam.

Pemerintah daerah berencana memperkuat kabel LAA dan memasang pelindung lonjakan untuk mengurangi risiko gangguan serupa di masa depan.

Setelah listrik dipulihkan, layanan KRL kembali normal, namun investigasi tetap berlangsung dan penumpang diminta mengikuti informasi resmi untuk menghindari ketidaknyamanan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan