Hotman Paris Minta Maaf Usai Hina Wartawan, Anak Kandung Ikut Kecam di Tengah Pusaran Kasus Febrie Adriansyah

Hotman Paris Minta Maaf Usai Hina Wartawan, Anak Kandung Ikut Kecam di Tengah Pusaran Kasus Febrie Adriansyah

Suara Pecari, Jakarta – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali menjadi sorotan publik setelah dirinya meminta maaf kepada wartawan atas pernyataan kontroversial saat konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Permintaan maaf tersebut disampaikan Hotman melalui video di Instagram pada Senin (20/7/2026), menyusul kritik dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan berbagai organisasi pers.

Dalam video tersebut, Hotman mengaku emosi saat dicecar dua pertanyaan beruntun oleh wartawan. Pertanyaan pertama menyangkut dugaan hidden agenda sebuah institusi dalam kasus Febrie Adriansyah. Hotman mengaku sudah menyatakan tidak tahu, namun wartawan kembali melontarkan pertanyaan kedua sebelum ia selesai menjawab. Hal ini memicu kemarahannya hingga melontarkan kalimat, ‘Lo punya otak gak sih?’

“Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada wartawan tersebut dan seluruh organisasi wartawan di Indonesia. Tidak ada niat merendahkan profesi wartawan. Saya hanya emosi karena diberondong pertanyaan,” ujar Hotman.

Kasus Febrie Adriansyah sendiri menjadi pusaran yang melibatkan Hotman dalam berbagai kontroversi. Selain insiden dengan wartawan, putra sulung Hotman, Frank Alexander Hutapea, secara terbuka mengkritik keputusan ayahnya menjadi kuasa hukum Febrie. Melalui Instagram Story, Frank menyebut pernyataan Hotman yang mengaku tidak mengharapkan bayaran sebagai “pencitraan”.

Frank bahkan menyinggung pernikahan adiknya, Fritz Hutapea, dengan menuduh Hotman mengambil uang angpau Rp800 juta yang diberikan oleh pengusaha Prajogo Pangestu. Hotman membantah tudingan tersebut dan menjelaskan bahwa uang itu adalah pemberian untuk dirinya, bukan untuk Fritz, sesuai tradisi Batak di mana angpau pernikahan dikelola orang tua.

“Itu tradisi Batak. Uang Rp800 juta dari Prajogo Pangestu memang untuk saya, bukan untuk Fritz,” tegas Hotman dalam klarifikasinya.

Tak hanya itu, Frank juga mengkritik program bantuan hukum gratis Hotman 911 yang dinilainya hanya sebagai alat pemasaran, bukan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat kecil. Pernyataan Frank itu sontak menjadi viral di media sosial dan menambah dramatisasi kasus Febrie Adriansyah yang ditangani Hotman.

Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut angkat bicara terkait pernyataan Hotman yang mengaitkan proses hukum Febrie dengan Presiden Prabowo Subianto. Hotman sebelumnya menyebut bahwa penggerebekan aset Febrie seharusnya mendapat izin presiden. Prasetyo meminta agar proses hukum tidak dikaitkan dengan presiden.

“Ya, itu kan kita kembalikan ke proses hukum. Jangan dikait-kaitkan juga dengan Bapak Presiden,” kata Prasetyo.

Dengan berbagai polemik yang melingkupi, kasus Febrie Adriansyah yang ditangani Hotman Paris terus menjadi perhatian publik. Mulai dari permintaan maaf kepada wartawan, kritik dari anak kandung, hingga klarifikasi soal angpau, semua memperlihatkan betapa rumitnya perkara ini. Hotman sendiri tetap teguh pada pendiriannya bahwa ia membela Febrie bukan karena uang, melainkan karena keyakinan bahwa kliennya tidak bersalah.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *