Spanyol Gagal Kalahkan Cape Verde, Oyarzabal Gagal Manfaatkan Peluang
Suara Pecari | Pertandingan perdana Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Cape Verde di Atlanta Stadium pada Senin (15/6) berakhir dengan skor imbang 0-0. Hasil ini menjadi kejutan besar karena Spanyol, juara Eropa bertahan, gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola melawan tim debutan peringkat 67 dunia. Striker Spanyol, Mikel Oyarzabal, menjadi sorotan setelah gagal mengonversi beberapa peluang emas, termasuk sundulan yang digagalkan kiper lawan di menit-menit akhir.
Spanyol yang diunggulkan tampil mendominasi sejak awal. Marc Cucurella mengirim umpan silang yang mengenai mistar gawang Ferran Torres, lalu Oyarzabal menyundul bola namun kiper Cape Verde, Vozinha, dengan sigap menepisnya. Oyarzabal kembali mendapat peluang pada babak kedua, namun lagi-lagi gagal membobol gawang lawan. Penampilan gemilang Vozinha dan pertahanan disiplin Cape Verde membuat Oyarzabal frustrasi.
Cape Verde yang diperkuat bek kelahiran Dublin, Roberto ‘Pico’ Lopes, tampil heroik. Lopes melakukan blok krusial pada sundulan Oyarzabal di menit ke-88, yang kemudian disebut-sebut sebagai momen penyelamatan pertandingan. “Ini seperti mimpi,” ujar Lopes usai laga. “Kami tahu Oyarzabal adalah pemain berbahaya, tapi kami siap menghadapinya.”
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengakui bahwa ketidakhadiran Lamine Yamal dan Nico Williams yang baru pulih cedera mempengaruhi daya gedor tim. Yamal masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, namun tak mampu mengubah skor. Oyarzabal yang menjadi ujung tombak, kembali gagal memanfaatkan peluang. Statistik mencatat, Spanyol melepaskan 18 tembakan dengan 7 tepat sasaran, namun tak satu pun berbuah gol.
Hasil imbang ini mengingatkan kembali pada kegagalan Spanyol di Piala Dunia 2018 dan 2022, di mana mereka juga tersingkir setelah gagal memanfaatkan dominasi. Oyarzabal yang menjadi andalan di lini depan, harus mengevaluasi penyelesaian akhirnya. Sementara itu, Cape Verde merayakan poin perdana mereka di Piala Dunia. “Kami sangat bangga,” ucap Lopes. “Oyarzabal adalah pemain kelas dunia, tapi hari ini kami berhasil menghentikannya.”
Pertandingan selanjutnya, Spanyol akan menghadapi Uruguay, sementara Cape Verde bertemu Arab Saudi. Kedua tim sama-sama mengantongi satu poin setelah laga Saudi vs Uruguay juga berakhir imbang 1-1.
Kesimpulannya, kegagalan Oyarzabal memaksimalkan peluang menjadi faktor utama mandeknya mesin gol Spanyol. Dominasi tanpa hasil yang efisien membuat La Roja harus waspada di laga-laga berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












