Deretan Maskot Piala Dunia yang Tak Terlupakan

Deretan Maskot Piala Dunia yang Tak Terlupakan

Suara Pecari | Piala Dunia selalu menjadi momen yang dinantikan oleh penggemar sepak bola di seluruh dunia. Selain pertandingan yang sengit dan pemain bintang, maskot resmi turnamen juga menjadi sorotan utama. Setiap maskot dirancang dengan desain yang unik, mencerminkan budaya dan identitas negara tuan rumah, dan banyak di antaranya menjadi ikonik sepanjang masa.

Maskot pertama kali diperkenalkan pada edisi Piala Dunia 1966 di Inggris. Sejak saat itu, FIFA secara konsisten menghadirkan maskot yang beragam untuk masing-masing turnamen. Salah satu maskot paling terkenal adalah Zabivaka, yang mewakili Piala Dunia 2018 di Rusia. Berbentuk serigala, Zabivaka mengenakan kacamata olahraga dan jersey tim sepak bola Rusia, simbol dari semangat dan kepercayaan diri dalam dunia sepak bola.

Selanjutnya, Zakumi menjadi maskot Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Bentuknya yang menyerupai macan tutul berwarna hijau dengan rambut serupa terinspirasi oleh warna khas sepak bola Afrika Selatan. Nama Zakumi sendiri merupakan gabungan dari kode internasional untuk Afrika Selatan, yaitu ‘ZA’, dan kata ‘kumi’ yang berarti angka 10 dalam beberapa bahasa di Afrika.

Baca juga:

La’eeb, maskot Piala Dunia 2022 di Qatar, juga mencuri perhatian banyak orang. Bentuknya yang menyerupai sorban putih yang melambai-lambai terinspirasi oleh budaya Timur Tengah. Dalam bahasa Arab, La’eeb berarti ‘pemain dengan kemampuan tinggi’, mencerminkan harapan akan kualitas permainan yang ditampilkan dalam turnamen tersebut.

Baca juga:

Di Piala Dunia 1970, maskot Juanito yang berbentuk anak laki-laki mengenakan sombrero dan seragam tim nasional Meksiko, menjadi salah satu yang paling dikenang. Pada tahun 1986, maskot Piquen, yang berbentuk cabai hijau khas Meksiko, berhasil mewakili budaya kuliner negara tuan rumah.

Baca juga:

Piala Dunia 2014 di Brasil memperkenalkan Fuleco, maskot berbentuk armadillo yang merupakan hewan khas Brasil. Fuleco terkenal karena mampu menggulung tubuhnya seperti bola, menambah daya tarik tersendiri bagi para penggemar sepak bola. Maskot Piala Dunia tidak hanya berfungsi sebagai simbol hiburan, tetapi juga sebagai media promosi budaya dan identitas masing-masing negara tuan rumah.

Baca juga:

Hingga kini, maskot Piala Dunia terus menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar olahraga. Banyak di antara mereka yang telah menjadi ikon yang melewati batas generasi, sehingga menambah kekayaan sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia ini.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan