PGRI Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Literasi Finansial Guru
Suara Pecari | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan fokus pada pembelajaran transformatif dan literasi finansial bagi para guru. Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi, menyampaikan bahwa minat guru terhadap metode pembelajaran baru sangat besar, dengan pelatihan daring yang telah menjangkau lebih dari dua juta peserta dari berbagai daerah.
Dalam Seminar Nasional dan peluncuran ICTE yang mengangkat tema “Universitas Inovatif dan Berdampak untuk Indonesia Maju 2045”, Unifah menegaskan pentingnya pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan. Dia berharap bahwa perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan meningkatkan relevansi pendidikan dengan dunia industri.
Unifah menyatakan bahwa pembelajaran transformatif bukan hanya menjadi perhatian di pendidikan tinggi, tetapi juga di kalangan guru sekolah dasar hingga menengah. Banyak guru memiliki semangat untuk belajar, namun mereka sering kali kurang mendapatkan akses dan pelatihan yang memadai.
Selain menekankan pada peningkatan kompetensi akademik, PGRI juga meluncurkan program literasi finansial untuk guru. Program ini dirancang untuk meningkatkan kecerdasan finansial para pendidik, termasuk cara menabung dan membangun ketahanan finansial di masa sulit.
Dengan menggandeng sektor perbankan, PGRI berharap program ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Unifah menambahkan bahwa inisiatif ini diharapkan bisa berkembang menjadi gerakan yang lebih besar dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan guru.
PGRI telah mendapatkan persetujuan untuk langkah ini dalam pleno organisasi dan akan segera berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan literasi finansial di kalangan guru. Melalui langkah-langkah ini, PGRI berupaya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan bagi para pendidiknya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












