Pemprov Jabar Pastikan Siswa Miskin Tetap Bersekolah
Suara Pecari | Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menegaskan bahwa tidak ada siswa dari kalangan miskin yang seharusnya tidak melanjutkan pendidikan. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jabar, Purwanto, dalam konferensi pers di Bandung pada Rabu, 20 Mei 2026.
Purwanto menekankan bahwa semua siswa, baik di sekolah negeri maupun swasta, harus mendapatkan kesempatan untuk bersekolah. Untuk mendukung hal ini, Pemprov Jabar telah menyiapkan program pembiayaan bagi siswa yang berasal dari keluarga miskin, yang termasuk dalam kategori desil 1, 2, dan 3.
Melalui program ini, Pemprov Jabar berkomitmen untuk memastikan bahwa siswa dari kalangan kurang mampu tetap dapat bersekolah. “Jika mereka memilih sekolah swasta, kami akan memberikan bantuan biaya. Sedangkan untuk sekolah negeri, kami akan menggratiskan semua biaya pendidikan,” jelas Purwanto.
Bantuan yang diberikan tidak hanya terbatas pada biaya pendidikan, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan siswa, seperti seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah lainnya. Dengan langkah ini, Pemprov Jabar berupaya agar tidak ada anak putus sekolah karena kendala ekonomi.
Pemprov Jabar juga berencana untuk mengoptimalkan daya tampung sekolah baik negeri maupun swasta, agar semua lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat di wilayahnya dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Untuk daerah yang belum memiliki akses pendidikan yang memadai, Pemprov Jabar akan mendirikan sekolah penyangga untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.
Purwanto menjelaskan bahwa sekolah penyangga ini direncanakan memiliki kapasitas kelas antara 36 hingga 40 siswa, sesuai dengan kebutuhan lokal. Keberadaan sekolah penyangga ini diharapkan dapat mengatasi masalah akses pendidikan di wilayah yang jauh dari sekolah negeri.
Dengan inisiatif ini, Pemprov Jabar menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan akses pendidikan bagi semua anak, terlepas dari latar belakang ekonomi mereka. Hal ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa pendidikan menjadi hak yang dapat diakses oleh setiap anak di Jawa Barat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












