Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar untuk 3.000 Siswa
Suara Pecari | Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan tinjauan di lokasi yang diusulkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Sekolah ini direncanakan mampu menampung hingga 3.000 siswa dan bertujuan untuk memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat setempat.
Dody menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat memerlukan dukungan dari pemerintah daerah, terutama terkait dengan skala proyek dan kebutuhan lahan yang signifikan. Ia mengharapkan pemerintah daerah dapat membantu dalam proses perizinan dan pembangunan akses jalan menuju lokasi sekolah.
“Sekolah ini cukup besar dan ditargetkan menampung sampai 3.000 siswa. Karena itu kami perlu dukungan Pemda dan Pemprov, terutama untuk lahan, perizinan, dan akses jalan,” ungkap Dody dalam keterangan tertulis yang diterima.
Proyek ini memerlukan lahan seluas sekitar 15 hektare. Saat ini, fokus pekerjaan adalah pematangan lahan dan pembukaan akses jalan, yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya dengan memperhatikan kondisi tanah dan keselamatan bangunan.
Dody menekankan pentingnya percepatan pembangunan yang tetap mengedepankan kualitas konstruksi. “Karena ini nanti high-rise building, jadi jika sembarangan, takutnya nanti ambruk. Kondisi tanah juga mesti dicek dengan benar,” tegasnya.
Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, menyatakan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Ia menekankan bahwa program ini dapat mendukung upaya pengentasan kemiskinan di masyarakat.
“Program ini sangat strategis untuk pendidikan dan pengentasan kemiskinan di daerah kami. Pemprov dan Pemkab siap mendukung penuh,” kata Mahyeldi.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menambahkan bahwa pemerintah daerah terus mempersiapkan dukungan lahan dan administrasi untuk pembangunan. Saat ini, total lahan yang telah disiapkan mencapai sekitar 16 hektare, berkat hibah dari masyarakat.
“Awalnya kami kesulitan mencari lahan, namun ada hibah dari masyarakat sehingga total lahan yang disiapkan mencapai sekitar 16 hektare,” ujar Bupati Tanah Datar.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pendidikan serta membantu masyarakat dalam pengentasan masalah kemiskinan di wilayah tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












