Kisruh PCMB Berujung Pengalihan SPMB ke Diskominfo, Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala UPTD Tikomdik
Suara Pecari | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas di tengah kisruh pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026. Pengelolaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) resmi dialihkan dari Dinas Pendidikan (Disdik) ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar. Keputusan ini diumumkan pada Rabu (10/6/2026) setelah ribuan keluhan masyarakat membanjiri berbagai kanal pengaduan.
Sejak pendaftaran dibuka melalui portal spmb.jabarprov.go.id, banyak calon murid mengalami kendala teknis seperti akun belum terverifikasi, gagal masuk sistem, hingga data tidak terbaca. Bahkan peserta Sekolah Maung yang tidak lolos harus kembali mendaftar reguler di spmb.jabarprov.go.id. Dedi Mulyadi turun langsung ke Kantor Disdik Jabar untuk mendengar keluhan orang tua dan meminta penjelasan dari tim teknis.
“Sejak awal, Pemprov Jabar memiliki kebijakan bahwa seluruh aplikasi pemerintahan harus dibangun dan dikelola secara terintegrasi oleh Diskominfo. Pengembangan aplikasi secara terpisah oleh perangkat daerah menjadi salah satu persoalan,” ujar Dedi dalam keterangannya. Karenanya, pengelolaan sistem SPMB kini sepenuhnya berada di bawah kendali Diskominfo Jabar.
Tak hanya itu, Dedi menonaktifkan Kepala UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Disdik Jabar, Suhendar, karena dinilai gagal mengawal proses pendaftaran. Sebagai pelaksana harian, ia menunjuk Kepala Bidang e-Government Diskominfo Jabar, Mark Aditya. “Ditangani dulu (Diskominfo) sampai ada definitif pejabat baru,” tegasnya.
Pengalihan ini diharapkan mampu memperbaiki layanan spmb.jabarprov.go.id yang menjadi tulang punggung penerimaan murid baru di Jawa Barat. Para orang tua dan calon murid kini menanti perbaikan sistem agar proses pendaftaran berjalan lancar. Dedi memastikan bahwa integrasi aplikasi oleh Diskominfo akan menjadi solusi jangka panjang untuk menghindari masalah serupa di masa depan.
Sementara itu, bagi peserta yang belum lolos Sekolah Maung, Disdik Jabar mengingatkan bahwa mereka masih bisa mendaftar ke SMA/SMK negeri atau swasta melalui spmb.jabarprov.go.id hingga batas waktu yang ditentukan. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan kedua bagi siswa yang terdampak.
Kisruh PCMB tahun ini menjadi pelajaran berharga bagi Pemprov Jabar. Dengan pengalihan pengelolaan ke Diskominfo, diharapkan sistem penerimaan murid baru ke depan lebih andal dan transparan. Masyarakat pun berharap agar perbaikan spmb.jabarprov.go.id segera terealisasi sehingga tidak ada lagi calon murid yang dirugikan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












