PMR SMPN 1 Jember Salurkan Donasi untuk Korban Gempa NTT

PMR SMPN 1 Jember Salurkan Donasi untuk Korban Gempa NTT

PMR SMPN 1 Jember Galang Rp2,5 Juta untuk Korban Gempa NTT, Wujudkan Solidaritas Kemanusiaan Sejak Sekolah

JEMBER – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir dari berbagai daerah. Di Kabupaten Jember, Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMPN 1 Jember atau Pamesa berhasil menghimpun donasi sebesar Rp2.566.000 untuk membantu korban bencana.

Dana kemanusiaan yang berasal dari siswa, guru, dan karyawan SMPN 1 Jember tersebut diserahkan kepada PMI Kabupaten Jember di markas PMI setempat, Rabu (2/9/2026).

Penggalangan dana itu menjadi bentuk solidaritas keluarga besar SMPN 1 Jember terhadap masyarakat NTT yang sedang menghadapi dampak bencana gempa bumi. Selanjutnya, bantuan akan disalurkan melalui PMI Kabupaten Jember untuk mendukung penanganan serta pemulihan masyarakat terdampak.

Ketua PMR Madya SMPN 1 Jember (Pamesa), Jessica Wulandari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian para siswa dan seluruh keluarga besar sekolah terhadap sesama.

“Donasi ini kami kumpulkan dari siswa, guru, dan karyawan SMPN 1 Jember. Kami ingin ikut membantu saudara-saudara kita di NTT yang sedang mengalami musibah,” ujar Jessica.

Menurutnya, aksi kemanusiaan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi anggota PMR untuk menerapkan nilai-nilai kepedulian dan kemanusiaan yang selama ini mereka pelajari di lingkungan sekolah.

“Bagi kami, kepedulian tidak harus menunggu dewasa. Dari sekolah pun kami bisa berbuat dan membantu sesama sesuai kemampuan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi langkah keluarga besar SMPN 1 Jember, khususnya PMR Madya Pamesa, yang telah menggerakkan aksi donasi bagi korban gempa di NTT.

Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan pendidikan kemanusiaan yang tidak hanya berhenti pada teori, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata.

“Ini merupakan bentuk nyata pendidikan kemanusiaan. Anak-anak PMR tidak hanya belajar tentang pertolongan pertama dan kepalangmerahan, tetapi juga belajar peduli, berbagi, dan hadir untuk masyarakat yang membutuhkan,” kata Zainollah.

Ia menilai, gerakan yang dilakukan para pelajar tersebut membuktikan bahwa semangat solidaritas dan kepedulian sosial dapat ditumbuhkan sejak usia sekolah.

“Donasi sebesar Rp2.566.000 ini mungkin terlihat sederhana, tetapi nilai kepeduliannya sangat besar. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita di NTT dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh keluarga besar SMPN 1 Jember,” tuturnya.

Zainollah menambahkan, PMI Kabupaten Jember menyambut baik keterlibatan PMR dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Menurutnya, pengalaman terlibat langsung dalam aksi solidaritas dapat menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Aksi penggalangan donasi yang dilakukan Pamesa SMPN 1 Jember ini sekaligus memperlihatkan peran PMR sebagai wadah pembinaan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial, jiwa kerelawanan, serta semangat kemanusiaan.

Dari lingkungan sekolah, kepedulian itu tumbuh melalui langkah sederhana. Namun, ketika dilakukan bersama-sama, langkah tersebut dapat menjadi dukungan berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *