Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya 5 Penumpang KM Mutiara Sentosa 2

Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya 5 Penumpang KM Mutiara Sentosa 2

Suara Pecari, Surabaya – Polisi mengungkap penyebab kematian lima penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura. Berdasarkan hasil identifikasi dan pemeriksaan forensik oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, mayoritas korban meninggal akibat sesak napas karena menghirup asap dan tenggelam setelah melompat dari kapal.

Penyebab Kematian Korban

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Wahono Edhi P menjelaskan, pemeriksaan forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya menunjukkan bahwa kelima korban meninggal dunia bukan karena luka bakar, melainkan karena sesak napas akibat asap yang memenuhi kapal. Kondisi ini membuat para korban melompat ke laut. Namun, kesadaran mereka menurun sehingga mengalami tenggelam.

Lebih lanjut Wahono menyatakan bahwa sebagian korban juga meninggal karena tidak mampu berenang, mengalami kelelahan, dan kondisi tubuh yang melemah. Faktor lain yang memperparah kondisi korban adalah konsumsi air laut yang banyak sehingga menyebabkan tubuh menjadi lemas.

“Jadi rata-rata korban ini karena sesak napas, lompat ke laut, kemudian tidak bisa berenang atau menjaga diri, sehingga lemas. Tidak ada yang meninggal karena luka bakar,” ujar Wahono.

Identitas Korban

Kelima korban yang telah diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jatim adalah sebagai berikut:

  1. Sri Indratmo Wijaya, laki-laki, 47 tahun, beralamat di Dukuh Lungguh, Mojoagung, Pucakwangi, Pati, Jawa Tengah. Identifikasi berdasarkan sidik jari, data gigi, medis, dan barang kepemilikan.
  2. Siti Fatimah, perempuan, 57 tahun, beralamat di Jalan Sultan Abdullah 2, Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Identifikasi menggunakan sidik jari, data gigi, medis, visual, dan barang kepemilikan.
  3. Sari Sukoco, laki-laki, sekitar 39 tahun, beralamat di Jalan Kawi, Kauman, Tulungagung, Jawa Timur. Identifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, medis, visual, dan barang kepemilikan.
  4. Rino Eka Putra, laki-laki, sekitar 48 tahun, beralamat di Kampung Dalam No. 84, Jorong Tengah, Koto Sumpur, Agam, Sumatera Barat. Identifikasi menggunakan sidik jari, medis, dan visual.
  5. Yedi Hendrawan, laki-laki, sekitar 63 tahun, beralamat di Keruing, Selat Dalam, Kapuas, Kalimantan Tengah. Identifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, medis, dan visual.

Konteks dan Dampak

Kebakaran pada KM Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di lepas pantai Pulau Madura ini menyebabkan kepulan asap yang besar dan memaksa penumpang melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Badan Pencarian dan Penyelamatan Indonesia (BASARNAS) turut melakukan evakuasi korban. Meskipun kebakaran menjadi penyebab utama evakuasi, penyebab kematian para korban lebih dominan karena sesak napas dan tenggelam daripada luka bakar.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan keselamatan penumpang kapal, terutama dalam keadaan darurat kebakaran yang dapat menimbulkan risiko besar terhadap jiwa akibat asap dan kondisi di laut.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *