Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Pulau Saringi NTB, Tidak Berpotensi Tsunami
Suara Pecari, Nusa Tenggara Barat – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,5 terjadi di wilayah Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa dini hari, 18 Agustus 2026, pukul 01.11 WIB. Gempa ini tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tanpa menimbulkan potensi tsunami.
Fakta Utama Gempa
- Waktu kejadian: 18 Agustus 2026 pukul 01.11 WIB.
- Magnitudo: 5,5.
- Lokasi episentrum: 7,44 LS dan 117,19 BT, sekitar 109 km timur laut Pulau Saringi.
- Kedalaman: 10 kilometer di bawah permukaan bumi.
- Potensi tsunami: Tidak berpotensi tsunami.
Penjelasan Gempa
Gempa yang terjadi merupakan gempa tektonik, yaitu gempa yang diakibatkan oleh pergerakan lempeng tektonik di bawah permukaan bumi. Kedalaman gempa yang relatif dangkal pada 10 km memungkinkan gempa ini dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah tersebut, namun BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak menimbulkan risiko tsunami.
Konteks dan Pentingnya Informasi
Wilayah NTB merupakan salah satu daerah yang rawan gempa bumi karena berada di zona pertemuan lempeng tektonik aktif. Peringatan dini dan informasi resmi dari BMKG sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat dan menekan potensi kerugian akibat bencana. Informasi bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami memberikan kepastian bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk fokus pada penanganan dampak gempa darat.
Dampak dan Tindakan Selanjutnya
Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan signifikan akibat gempa ini. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah setempat. Pihak berwenang diharapkan terus memantau perkembangan dan melakukan koordinasi terkait kesiapsiagaan bencana.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










