Nasib Pilu Mozza, Gadis Semarang yang Hilang Setahun Ditemukan Tinggal Kerangka
Suara Pecari, Semarang – Mozza Axillia Gunarsa (18), seorang gadis asal Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, yang hilang sejak 25 Juni 2025, akhirnya ditemukan dalam kondisi tragis setelah setahun pencarian. Kepolisian berhasil mengungkap kasus ini dengan menangkap pelaku pembunuhan Mozza dan menemukan jenazahnya dalam bentuk kerangka di pinggir Jalan Tol Jangli, Tembalang, Kota Semarang.
Kronologi Hilangnya Mozza
<pMozza terakhir kali meninggalkan rumah sekitar pukul 10.00 WIB pada tanggal 25 Juni 2025 setelah mengirim pesan WhatsApp kepada ayahnya. Dalam pesan tersebut, Mozza mengaku hendak mengantarkan laptop milik temannya di sekitar kawasan Makodam Semarang. Setelah itu, tidak ada kabar lebih lanjut, dan pesan serta foto profil WhatsApp Mozza menghilang.
Ayah Mozza, Singgih (42), mengaku telah berusaha keras mencari putrinya dengan menelusuri berbagai daerah seperti Semarang, Solo, Indramayu, dan Jombang. Ia juga memanfaatkan media sosial dan menghubungi pejabat setempat agar kasus ini mendapat perhatian serius.
Upaya Pencarian dan Hambatan
Polisi melakukan penyelidikan intensif termasuk menelusuri akun media sosial Mozza. Namun, kendala muncul karena ponsel Mozza sudah direset ke pengaturan pabrik, sehingga sulit untuk mendapatkan petunjuk melalui perangkat tersebut. Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, menegaskan bahwa pencarian terus dilakukan meski belum membuahkan hasil signifikan pada awalnya.
Terungkapnya Kasus Pembunuhan
Setelah hampir satu tahun, polisi mendapatkan petunjuk baru dari perangkat elektronik yang masih terhubung dengan media sosial Mozza. Petunjuk ini mengarahkan penyidik pada seorang pria yang diduga teman dekat Mozza. Penyelidikan berlanjut hingga ke rumah indekos di wilayah Sriwijaya, Kota Semarang, dan akhirnya pelaku yang berinisial MDVA alias V (22) berhasil ditangkap di Kabupaten Blora tanpa perlawanan.
MDVA mengakui telah membunuh Mozza pada tanggal 25 Juni 2025 dan membuang jasadnya di pinggir Jalan Tol Jangli. Polisi kemudian mengevakuasi kerangka Mozza beserta beberapa lembar kain di lokasi tersebut.
Penyerahan Jenazah dan Reaksi Keluarga
Jenazah Mozza tiba di rumah duka di Desa Gebugan pada malam hari tanggal 4 September 2026. Keluarga dan warga melaksanakan salat jenazah serta doa untuk Mozza sebelum pemakaman di pemakaman desa setempat. Isak tangis dan kesedihan mendalam menyelimuti keluarga, terutama kakek Mozza, Ngadirin, yang masih sulit menerima kenyataan atas kematian cucunya.
Peran dan Respon Aparat
Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, menyatakan bahwa penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan berdasarkan petunjuk yang valid. Penangkapan pelaku merupakan hasil kerja keras aparat kepolisian dalam menuntaskan kasus yang telah lama menjadi misteri bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Kesimpulan
Kisah Mozza menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kasus orang hilang dan perlunya kolaborasi antara keluarga dan aparat keamanan dalam pencarian dan penyelidikan. Penemuan jenazah Mozza sekaligus menutup misteri hilangnya gadis asal Semarang ini, meskipun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










