2 HP Terbakar di KRL Rangkasbitung, Perjalanan Sempat Terlambat 7 Menit

2 HP Terbakar di KRL Rangkasbitung, Perjalanan Sempat Terlambat 7 Menit

Suara Pecari, Jakarta – Dua unit handphone milik seorang penumpang terbakar di dalam rangkaian Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang pada Kamis pagi pukul 06.49 WIB. Kejadian ini menyebabkan perjalanan KRL mengalami keterlambatan sekitar 7 menit.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tersebut terjadi saat Commuter Line berada di Stasiun Rawa Buntu, tepatnya di kereta khusus wanita bagian depan rangkaian. Petugas keamanan yang bertugas di peron melihat sebuah tas penumpang mengeluarkan asap. Tas berisi dua unit handphone tersebut kemudian dilempar ke area peron untuk menghindari risiko lebih besar.

Tindakan Petugas dan Penumpang

Petugas segera mengevakuasi pengguna dari dalam kereta dan mengamankan tas yang mengeluarkan asap. Mereka juga mengimbau para penumpang untuk tetap tenang dan tidak panik selama proses evakuasi. Setelah memastikan kondisi aman, perjalanan KRL dilanjutkan.

Penanganan dan Koordinasi

KAI Commuter melakukan koordinasi dengan Kepala Stasiun serta pemilik tas untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Dari informasi yang diperoleh, salah satu handphone sedang digunakan sebagai hotspot sementara kedua perangkat berada di dalam tas pada saat kejadian.

Dampak Keterlambatan

Akibat insiden ini, perjalanan Commuter Line 1641 mengalami keterlambatan selama tujuh menit. Setelah kondisi rangkaian dipastikan aman, kereta melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir.

Imbauan KAI Commuter

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengingatkan penumpang agar selalu memperhatikan kondisi perangkat elektronik yang dibawa selama perjalanan. Perangkat yang menunjukkan tanda panas berlebih, mengeluarkan asap, atau kondisi abnormal lainnya harus segera diamankan dan dilaporkan kepada petugas.

  • Jangan panik jika menemukan kondisi tidak normal pada perangkat elektronik selama perjalanan.
  • Segera laporkan kondisi tersebut kepada petugas untuk mendapatkan penanganan cepat.
  • Respons cepat dari pengguna sangat penting dalam menjaga keselamatan bersama.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan keselamatan penumpang dan kelancaran operasional KRL dapat terjaga dengan baik.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *