Kapolres Bekasi Dorong Siswa SMKN 1 Siap Ikuti Pelatihan ke Jepang

Suara Pecari, Bekasi – Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, mendorong para siswa SMKN 1 Kota Bekasi untuk siap mengikuti program pelatihan keterampilan di Jepang. Langkah ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran praktik dan mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan dunia kerja.

Peninjauan Bantuan Mesin Jahit

<pPada Kamis, 22 Oktober 2026, Kapolres Putu Kholis bersama Ketua Bhayangkari Cabang Metro Bekasi Kota melakukan peninjauan langsung pemanfaatan bantuan mesin jahit industri bagi siswa jurusan Tata Busana di SMKN 1 Kota Bekasi. Bantuan ini disediakan melalui program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) yang merupakan kerja sama Polres Metro Bekasi Kota dengan PT Sentosa Garmindo Pratama.

Baca juga:

Peninjauan bertujuan untuk memastikan fasilitas yang disediakan dapat menunjang proses pembelajaran praktik dan persiapan uji kompetensi siswa. Kapolres menyaksikan siswa mengoperasikan mesin jahit dan mengerjakan bahan kain sebagai bagian dari latihan keterampilan kejuruan.

Persiapan Uji Kompetensi dan Pelatihan ke Jepang

Uji kompetensi menjadi tahap penting untuk mengukur penguasaan keterampilan siswa sebelum memasuki dunia kerja. Penilaian dilakukan terhadap kemampuan mengoperasikan mesin, ketepatan pengerjaan, pemahaman prosedur, dan kualitas hasil produksi. Persiapan ini juga menjadi bekal bagi siswa yang akan mengikuti pelatihan di Jepang.

Kombes Pol Putu Kholis menyampaikan harapan agar para siswa memiliki semangat belajar tinggi, keberanian menghadapi tantangan, dan ketekunan saat menemui kesulitan. Menurutnya, pengalaman belajar hingga ke luar negeri merupakan kesempatan berharga untuk mengembangkan kemampuan dan meraih cita-cita.

Dukungan dan Manfaat Program POLIRAN

Program POLIRAN menyediakan peralatan konveksi yang relevan dengan kebutuhan industri guna memperkuat fasilitas pendidikan kejuruan di SMKN 1 Kota Bekasi. Selain mendukung siswa, ke depan program ini juga direncanakan menjangkau masyarakat umum yang membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kerja.

Kehadiran Ketua Bhayangkari Cabang Metro Bekasi Kota menunjukkan perhatian lembaga kepolisian terhadap pengembangan potensi generasi muda melalui pendidikan keterampilan.

Baca juga:

Penguatan Kesiapan Siswa

Interaksi Kapolres dengan pihak sekolah juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran agar dukungan peralatan dan fasilitas dapat disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Hal ini penting agar siswa dapat memperoleh pelatihan yang efektif dan bermutu.

Dengan persiapan yang matang, siswa SMKN 1 Kota Bekasi diharapkan dapat mengikuti pelatihan ke Jepang dengan kesiapan maksimal, membuka peluang pengembangan diri dan karier di tingkat internasional.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *