Istana Jelaskan Momen Prabowo Diapit Jokowi-Gibran Saat HUT ke-81 RI
Suara Pecari, Jakarta – Momen Presiden Prabowo Subianto duduk diapit oleh Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Kepresidenan menarik perhatian publik. Istana memberikan penjelasan mengenai posisi tersebut dan makna di baliknya.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan posisi duduk ketiganya bersifat situasional dan menunjukkan penghormatan Prabowo kepada Jokowi sebagai Presiden ke-7 RI. Prasetyo menyatakan bahwa keakraban antara Prabowo dan Jokowi sangat baik, bahkan kerap disebut sebagai ‘bestie’ oleh masyarakat di media sosial. Posisi duduk yang sejajar juga diakui sebagai kebetulan dan tidak memiliki arti politik khusus.
Lebih lanjut, pengibaran baliho bergambar Prabowo Subianto saat upacara HUT RI ke-81 merupakan bentuk penghargaan dari TNI kepada Prabowo atas kontribusinya dalam peningkatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) selama menjabat Menteri Pertahanan. Peningkatan alutsista tersebut dinilai membantu penanganan bencana di wilayah Indonesia, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru-baru ini terdampak gempa.
Mensesneg Prasetyo Hadi juga mengapresiasi atraksi terjun payung oleh prajurit Kopassus yang menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan. Ia menyebut aksi tersebut sebagai hal yang tidak mudah dan patut dihargai.
Respons dari Partai Gerindra menguatkan bahwa hubungan antara Prabowo dengan Jokowi tetap harmonis. Juru Bicara Gerindra, Bahtra Banong, menyatakan bahwa komunikasi antara Prabowo dan para pemimpin terdahulu, termasuk Jokowi, selalu terjalin baik. Hubungan ini juga diperkuat oleh pengalaman Prabowo yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam kabinet Jokowi.
Situasi keakraban ini juga mendapat tanggapan positif dari sejumlah tokoh politik. Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga, menilai kebersamaan dalam perayaan kemerdekaan menunjukkan politik yang sehat dan penuh kebijaksanaan. Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menambahkan bahwa perbedaan pandangan politik tidak menghalangi silaturahmi dan kerja sama antar tokoh bangsa.
Momen tersebut sekaligus menepis isu keretakan hubungan antara Prabowo dan Jokowi yang sempat berkembang, terutama terkait dinamika politik jelang Pemilu 2029. Foto ketiganya yang tampak akrab dan saling tersenyum ketika menyaksikan atraksi jet tempur di langit Istana Merdeka menjadi simbol persatuan dan kerja sama yang terjaga di antara para pemimpin nasional.
Secara keseluruhan, peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka tidak hanya menjadi momen nasional untuk memperingati kemerdekaan, tetapi juga menampilkan citra positif hubungan antar tokoh penting bangsa yang dapat menjadi contoh bagi politik yang sehat dan bersatu.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










